Kehadiran kecerdasan buatan atau AI di tengah kehidupan umat orang tampaknya memang takkan terhindarkan, bahkan di sistem operasi. Hal tersebut dibuktikan dengan Windows 11 bakal tampilkan watermark kalau PC-mu tak memenuhi persyaratan minimal dari AI PC.
Windows 11 Bakal Tampilkan Watermark Jika PC-mu Tak Penuhi Persyaratan AI PC
Peralihan dari 23H2Ramainya implementasi kecerdasan buatan ke dalam sistem operasi besutan Microsoft tampaknya bakal semakin digalakkan. Siapa sangka, Windows 11 bakal menjadi salah satu sistem operasi yang memasukkan bermacam fitur AI untuk semakin memudahkan pengalaman komputasi?
Sayangnya, untuk dapat gunakan seluruh fitur AI pada sistem operasi tersebut, mulai dari File Explorer, Copilot, bahkan DirectX di Windows 11 dikatakan bakal memanfaatkan kecerdasan buatan, yang bakal diberlakukan per versi 24H2.
Harus memenuhi standar spesifikasi AI PC MicrosoftBerdasarkan temuan Albacore yang dicuit di platform Twitter X, ia informasikan bahwa Windows 11 Build 26100 (24H2) mulai meminta persyaratan AI PC secara terintegrasi. Di antaranya ialah minimal mempunyai prosesor ARM64, RAM 16GB, SSD 225GB, dan mengejutkannya, Qualcomm Snapdragon X NPU.
Buat anda yang pengen topup Google Play, Steam Wallet, PlayStation Network, ataupun Nintendo eShop yang paling murah dan terjamin, coba cek RRQ TopUp ya! Jangan lupa juga, gunakan kode voucher “GAMEBROTT” di RRQ TopUp untuk dapet potongan harga spesial lakukan kamu.
Persyaratan yang diminta Microsoft di 24H2Bila PC kalian tak memenuhi seluruh persyaratan minimal di atas, Windows bakal tampilkan watermark pada bagian kanan bawah layar monitor. Notifikasinya kurang lebih sama ketika PC yang anda gunakan tak memenuhi syarat minimal gunakan sistem operasi teranyar Microsoft yang kini nyaris berusia tiga tahun.
Juga Diwajibkan Mendukung SSE4.2
Prosesornya juga wajib mendukung SSE4.2Ternyata, selain Windows 11 bakal tampilkan watermark kalau tak penuhi persyaratan AI PC, disebut pula bahwa PC tersebut juga diwajibkan mendukung SSE4.2, atau PC-mu tak dapat masuk ke dalam sistem sama sekali.
Entah apa gerangan maksud dari langkah yang diambil oleh Microsoft ini, namun tampaknya hal ini bertujuan untuk menyortir komponen lawas yang dirasa mulai tak layak menjalankan sistem operasi penerus Windows 10 tersebut.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
English (US) ·
Indonesian (ID) ·