Implementasi kecerdasan buatan ke dalam PC tampaknya semakin banyak saja. Salah satu di antaranya ialah teknologi NVIDIA RTX Video HDR yang baru-baru ini diperkenalkan. Dikatakan bahwa fitur tersebut dapat menyulap video SDR menjadi video berkualitas HDR. Loh, dapat gitu ya?
Menyulap Video SDR Jadi HDR dengan NVIDIA RTX Video HDR
Menyulap video biasa, menjadi beresolusi tinggiInformasi menarik seputar teknologi NVIDIA RTX Video HDR ini tengah hangat diperbincangkan di komunitas, semenjak beberapa waktu lampau kanal YouTube NVIDIA Studio – kanal formal kubu hijau, mengupload video terbarunya yang memperkenalkan implementasi teknologi terbaru.
Dari video berdurasi 96 detik tersebut, dijelaskan bahwa teknologi NVIDIA RTX Video HDR merupakan teknologi yang bisa menyulap video dengan kualitas Standard Dynamic Range (SDR) menjadi High Dynamic Range (HDR), yang pastinya memberikan user pengalaman baru saat menonton video di internet.
Komparasi secara langsung di bumi nyataTeknologi yang dikembangkan oleh NVIDIA tersebut, rupanya ditenagai oleh kecerdasan buatan yang bisa meningkatkan resolusi tiba dengan 4K. Tak hanya sekadar meningkatkan resolusi, teknologi ini juga akan meningkatkan ketajaman dan detil pada video yang ditonton.
Perbedaan yang signifikan dengan dan tanpa teknologi tersebutKanal tersebut juga membuktikan potensi dari teknologi tersebut. Bisa brott seluruh lihat pada gambar di atas, di mana fitur tersebut rupanya memang bisa memberikan perbedaan secara signifikan, terutama pada kejernihan.
Terbatas pada Komponen Tertentu
Masih terbatasuntuk VGA RTX sajaImplementasi teknologi NVIDIA RTX Video HDR yang memberikan pengalaman menonton yang berbeda, pastinya menarik untuk dicoba. Namun, NVIDIA rupanya membatasi implementasi teknologi tersebut terbatas pada komponen tertentu saja.
Masih berdasarkan video tersebut, dijelaskan bahwa teknologi ini baru tersedia untuk seluruh kartu grafis yang telah mendukung ray tracing, yang berarti fitur ini baru dapat dinikmati ketika anda mempunyai kartu grafis setidaknya RTX 2060 untuk komputer desktop, atau RTX 2050 untuk laptop.
Tapi, kalau memang peminat dari teknologi ini semakin banyak di kemudian hari, tak menutup kemungkinan fitur ini akan dapat dinikmati oleh seluruh user dengan seluruh jenis komponen.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·