Sutradara Oppenheimer Ingin Filmnya Jadi Peringatan Bagi Pengembang Artificial Intelligence

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 84

Beberapa waktu ini, satu hal yang mungkin membikin risau sebagian tech enthusiast dan para pengamat teknologi mungkin ialah perkembangan AI. Teknologi canggih ini memang tetap berusia belia dan akan lanjut berkembang sesuai dengan kemauan para pengembangnya.

Topik yang selalu diungkit oleh berbagai pengamat ialah bagaimana teknologi ini dapat berujung merugikan atau bahkan ‘memusnahkan’ umat manusia. Sedikit terdengar mengerikan memang, tapi setidaknya Nolan, sang sutradara film kondang yang sudah melahirkan berbagai film ternama juga punya pandangan selaras.

Christopher Nolan Sutradara Oppenheimer Buka Suara Soal AI
sutradara oppenheimerFilm terbaru Nolan

Nolan yang kini tengah mempromosikan film terbarunya Oppenheimer, sebuah biopik tentang J Robert Oppenheimer, bapak penemu bom Atom. Melansir dari TheVerge, Nolan beserta seorang saintis Dr. Thom Mason, penulis kitab Oppenheimer yang menjadi dasar film tersebut berbincang soal topik perkembangan teknologi dan pertanggungjawaban pembuatnya.

Nolan mengatakan kalau setiap penemuan baru lewat teknologi, harus pula disertai dengan akuntabilitas. Jawaban ini dia berikan ketika dilontarkan pertanyaan tentang perkembangan teknologi dari Silicon Valley, pusat segala teknologi canggih di bumi saat ini. Kritikan Nolan kepada para Silicon Valley bahwa beberapa perusahaan di sana tak mau mengakui bahaya yang mereka timbulkan. 

Perusahaan selama 15 tahun terakhir melontarkan istilah ‘algoritma’ tanpa betul mengerti pengertiannya, secara matematik. Mereka hanya tak mau bertanggung jawab atas apa yang dihasilkan oleh algoritma tersebut.

Christopher Nolan, Sutradara kondangPencipta Artificial Intelligence Harus Mengerti Pertanggungjawaban
artificial intelligenceKecerdasan buatan mulai dapatkan popularitas belakangan ini

Nolan juga menyuarakan kekhawatirannya soal AI, dimana punya kemungkinan yang mengerikan apalagi kalau sudah masuk ke infrastruktur pertahanan negara. Ujungnya, menurut Nolan, kalau nanti AI yang ditugaskan untuk menekan tombol luncur nuklir, dimana ia (AI) nantinya dianggap sebagai entitas yang berbeda dengan pembuat AI tersebut, maka sudah terlalu terlambat.

Maka, menurut Nolan, mereka butuh dimintai akuntabilitas atas instrumen yang mereka ciptakan. Berbagai peneliti AI juga mendeskripsikan kalau sekarang ialah ‘momen Oppenheimer’ ketika mereka sadar sudah terlanjur menciptakan instrumen pemusnah massal yang punya konsekuensi tak terduga.

silicon valleySilicon Valley, pusat penemuan teknologi dunia

Sebagai penutupnya, ketika Nolan ditanyakan apakah Silicon Valley sudah memikirkan hal ini. Dia hanya menjawab kalau mereka memang sudah memikirkan, dan ini akan jadi hal bagus karen setidaknya sudah jadi bahan pembicaraan.

Walau Oppenheimer tak dapat jadi solusi, setidaknya ini akan menjadi kisah peringatan, tutupnya.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.