Review Shadow Labyrinth – Game 2D Action Platform Pac-Man dengan Nuansa Berbeda

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 31

Review Shadow Labyrinth – Bagi Gamer, Pac-Man ialah salah satu maskot yang sangat terkenal di industri video game. Karakter bulat kuning nan kocak ini pertama kali rilis gamenya pada tahun 1980 dan kini franchise-nya sudah berumur 45 tahun.

Pada tahun 2025 ini, Bandai Namco akan merilis game baru berdasarkan fracnhise Pac-Man yang berjudul Shadow Labyrinth. Berbeda dengan game Pac-Man sebelumnya, Shadow Labyrinth terlihat mengambil setting cerita Sci-fi dengan elemen Dark Twist yang membikin kalian penasaran bakal seperti apa game ini ketika rilis nanti.

Dalam sebuah kesempatan, kami mencoba bermain game Shadow Labyrinth lebih awal dan menemukan berbagai pengalaman unik dan juga seru yang didapatkan. Kami ucapkan terima kasih kepada Bandai Namco yang telah memberikan kami kesempatan memainkan game baru berdasarkan franchise Pac-Man ini.

Ada banyak pengalaman seru saat saya memainkan game ini dan mau membagikannya kepada para pembaca lewat tulisan Review Shadow Labyrinth. Tulisan akan dibuat berdasarkan pengalaman pribadi saat memainkan game ini. Seperti apa game baru berdasarkan franchise Pac-Man ini, ya?

Review Shadow Labyrinth
Review Shadow LabyrinthReview Shadow Labyrinth

Baiklah kita mulai saja pembahasan seputar Review Shadow Labyrinth, game 2D Action Platform Pac-Man yang menghadirkan nuansa berbeda dari game pendahulunya.

Story
Story Shadow LabyrinthStory

Shadow Labyrinth berfokus pada cerita sesosok makhluk Humanoid bernama Swordman No. 8 yang terbangun tanpa mengingat apapun di sebuah kapsul tetap di sebuah ruangan bawah tanah. Saat bangun dia berjumpa dengan sebuah robot Droid berbentuk bola berwarna kuning bernama PUCK.

PUCK menjelaskan bahwa Swordman No. 8 ialah orang yang terpilih yang tak diungkap secara detail tujuan utamanya. Dia akan membimbing Protagonist dalam menelusuri berbagai area di sebuah Planet Alien misterius.

Dalam eksplorasi, Swordman No. 8 atau dalam hal ini Player akan mencari tahu apa yang ada pada planet tersebut dan mengungkap misteri di dalamnya seiring berjalannya cerita. Mereka nantinya juga akan berjumpa dengan watak lain yang tampaknya mempunyai jawaban dari misteri yang ada di planet tersebut.

Dan tentu saja Player akan menemukan jawaban dari misteri penyebab Swordman No. 8 bangun tanpa ingatan dan tujuan yang mau dicapai oleh PUCK. Apalagi elemen-elemen cerita yang ada di game ini mempunyai banyak referensi dari game-game lama dari Bandai Namco (dulunya Namco) yang dapat menjadi fanservice bagi kalian Gamer generasi sebelum tahun 2000.

Gameplay
Gameplay Shadow LabyrinthGameplay

Shadow Labyrinth menghadirkan fitur gameplay 2D Action Platform dimana Player akan berfokus dalam mengeksplorasi berbagai area yang ada di sebuah Planet Alien. Di sana Player akan menghadapi berbagai macam Alien yang akan menyerang Swordman No. 8 saat eksplorasi.

Swordman No. 8 mempunyai beberapa kemampuan dasar dalam permainan, salah satunya ialah pedang untuk menebas musuh. Dalam permainan, Player akan mendapatkan beberapa akses yang dapat membantu eksplorasi, salah satunya ialah M-Phase Shift dimana Player akan berubah bentuk Mini-PUCK yang mempunyai bentuk yang sama dengan Pac-Man disertai jalur D-Line menjadi platform ketika Player dalam mode ini.

Gameplay Shadow LabyrinthSalah satu fitur yang dapat kalian temukan dalam game, berubah menjadi Pac-Man

Semakin jauh eksplorasi dan alur cerita berjalan, kalian akan membuka lebih banyak kemampuan yang dapat membantu Player dalam menelusuri setiap perspektif area tiba menemukan area tersembunyi.

Permainan Platform pada game Shadow Labyrinth menjadi elemen utama yang dihadirkan untuk Player. Maka dari itu unsur ketangkasan, kelincahan, dan kepintaran kalian dalam memecahkan Puzzle ataupun mencari tahu langkah menjangkau area tertentu akan menjadi tantangan lakukan Player.

Dan tentu saja Planet Alien ini akan menghadirkan berbagai macam Boss yang akan dihadapi oleh Swordman No. 8 dalam game. Setiap Boss yang akan kalian temukan mempunyai gimmick mereka masing-masing, mulai dari pola serangan, kelemahan, dan juga langkah mengalahkannya.

Graphic
Graphic Shadow LabyrinthGraphic

Shadow Labyrinth menghadirkan graphic 2.5D yang terlihat bagus untuk sebuah game 2D Action Platform. Setiap gerakan animasi watak maupun musuh terlihat smooth dalam permainan.

Penampilan grafis pada Environtment juga diperlihatkan secara bagus untuk setiap areanya yang mempelihatkan jelas kondisi dari Planet Alien yang terasa suram bakal ditelusuri oleh Player. Elemen Sci-fi juga menjadi unsur utama seperti apa desain grafis pada game ini menyesuaikan tema utama yang dihadirkan.

Sound
Sound Shadow LabyrinthSound

Game Shadow Labyrinth dominan menghadirkan musik-musik bertemakan ala Sci-fi dengan nuansa misterius menggambarkan area yang ditelusuri oleh Swordman No. 8 dan PUCK.

Saat menghadapi Boss, musik yang disajikan pada game ini lebih menghadirkan musik yang lembut namun tetap memberikan kesan intens sesuai dengan Boss yang dihadapi oleh Player.

Mengingat tema game ini berfokus pada Sci-fi dengan elemen Dark Twist berdasarkan franchise Pac-Man, maka kebanyakan musik yang kalian dengar nanti mempunyai genre musik seperti itu.

Summary
Review Shadow LabyrinthApakah game Shadow Labyrinth worth dimainkan atau tidak?

Dari penjelasan yang saya berikan saat bermain game ini, kalian niscaya bertanya-tanya, “apakah Shadow Labyrinth worth dimainkan atau tidak?”. Jawabannya bergantung pertanyaan “apakah kalian suka dengan game platform yang berfokus pada eksplorasi”.

Shadow Labyrinth menghadirkan permainan yang niche untuk beberapa kalangan Gamer. Karena apa yang saya rasakan ketika memainkan game ini seperti menemukan kembali sebuah game classic dengan genre klasik Platform dimana eksplorasi menjadi menu utamanya.

Elemen Platform dalam game mengharuskan Player dapat beralih secara luwes agar dapat menjangkau area tertentu. Apalagi kalian akan menemukan area dimana Platform perlu menggunakan gimmick ataupun kemampuan spesifik agar dapat menjangkaunya. Tidak jarang pula bakal ada Puzzle yang perlu diselesaikan agar Player dapat memasuki area tertentu atau bahkan area rahasia dengan hadiah menarik untuk karakter.

Sementara itu dari segi Action, pace gameplay dirasa tak terlalu sigap dan juga tak terlalu lambat. Beberapa musuh ada yang beralih lambat sehingga kalian dapat sigap dikalahkan atau menghindarinya saja. Sementara untuk pergerakan pada Boss, ada yang beralih sigap dan aktif menyerang Player dan ada juga yang lambat tetapi mempunyai gimmick untuk dapat mengalahkannya.

Tidak lupa juga bagaimana eksplorasi di Shadow Labyrinth akan sering kalian temukan perlu dijelajahi nanti ketika menemukan kemampuan spesifik agar dapat dijangkau. Maka dari itu, backtracking atau kembali ke area sebelumnya bakal menjadi keseharian yang akan kalian temukan di game. Apalagi ketika sudah menemukan kemampuan yang dibutuhkan untuk dapat menjangkau area yang sebelumnya belum dapat dieksplorasi.

Beberapa poin di atas menjadi dalih kenapa saya mengatakan game ini niche untuk beberapa kalangan Gamer. Ada yang suka dengan konten gameplay seperti itu, dan mungkin ada juga yang kurang suka.

Dari saya sendiri sebenarnya suka saja memainkan game Shadow Labyrinth mengingat saya dulu sudah pernah memainkan game yang serupa seperti ini sebelumnya. Namun ada beberapa hal yang saya rasa kurang suka dengan konten yang dihadirkan pada game.

Salah satunya ialah bagaimana dari segi elemen platform di game ini terasa ada yang kurang, terlebih di awal permainan. Beberapa dari sisi desain platform yang dihadirkan pun terkadang dirasa terlalu menekan Player, apalagi bagi mereka yang baru main.

Belum lagi jarak titik Checkpoint atau Teleportasi antara satu area dengan yang lain dirasa agak jauh dan menghabiskan waktu cukup banyak yang dibutuhkan ketika melakukan backtracking ke tempat area sebelumnya yang mau ditelusuri lebih lanjut. Ketika memainkan game ini, kalian mungkin akan dites kesabarannya dalam melakukan eksplorasi untuk backtraccking.

Setidaknya dari pengalaman saya bermain, konsentrasi saja terlebih dahulu jalur ke area jalan cerita utamanya daripada melakukan eksplorasi secara menyeluruh di setiap area. Karena seiring berjalannya cerita, nantinya kalian akan menemukan kemampuan krusial yang dapat membantu eksplorasi menuju area yang sebelumnya tak dapat dijangkau.

Itulah informasi tulisan artikel review Review Shadow Labyrinth berdasarkan pengalaman memainkan game ini. Apakah kalian tertarik untuk memainkan game baru dari franchise Pac-Man ini?

Shadow Labyrinth

Game terbaru dari franchise Pac-Man menghadirkan permainan 2D Action Platform dengan setting cerita Sci-fi disertai elemen Dark Twist yang berbeda dari game pendahulunya.

PROS

Game 2D Action Platform yang menarik

Menghadirkan banyak referensi game Pac-Man dan juga game lama dari Bandai Namco

CONS

Desain Platform dalam permainan yang dirasa kurang memperikan impact besar dalam permainan

Jarak posisi Checkpoint dan Teleportasi dari satu area ke area lain yang jauh.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Pac-Man atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Tags: