Ransomware Mulai Susah Dideteksi dan Berganti ke Model Pencurian Data

Sedang Trending 2 tahun yang lalu 79

Beberapa waktu lalu, istilah Ransomware dapat dikatakan sebagai momok mengerikan bagi pengguna komputer di dunia. Bagaimana tidak, data dalam suatu sistem dapat terenkripsi oleh oknum jahat dan meminta imbalan agar dapat diakses kembali.

Ini tentu menjadikan keamanan data begitu krusial dan banyak diantara pengusaha bisnis ketar-ketir ketika data mereka terjangkiti ransomware. Tapi, kenapa belakangan ini aktivitas serangan jenis ini malah jarang terdengar?

Ransomware Mulai Susah Dideteksi Perusahaan, Mengapa?
ransomware mulai susah dideteksiMulai susah dideteksi, kenapa?

Menurut Fortinet (via TechRadar), sebuah perusahaan yang beralih dibidang cybersecurity, mengatakan kalau pihak penyerang sudah mulai memilih siapa sasaran yang mau mereka incar. Hingga kita jarang mendengar info kalau kerabat dekat kita terjangkit malware jenis ini. 

Berbeda dengan dulu kalau serangan lebih ditargetkan kepada siapa saja, kini ransomware dijadikan sebagai jasa dan bukan lagi komoditi. Hasilnya, malah tingkat keberhasilan serangan ini meningkat.

ransomware mulai susah dideteksiKini beralih ke tawarkan service

Sekarang, menurut Fortinet serangan ransomware lebih susah dideteksi oleh organisasi. Dikabarkan kalau hanya ada 13% yang sukses dideteksi dibandingkan 22% pada 5 tahun lalu. Hingga dapat dikatakan mereka beberapa tahun belakangan ini sedang menciptakan varian yang lebih ampuh.

Sebagai imbasnya, mereka (para penyerang) kini menjual jasa “ransomware as a service” dan ditargetkan untuk kalangan spesifik sesuai permintaan. Ditambah lagi metode mereka menyerang bukan lagi secara konvensional.

Ganti Metode ke Pencurian Data Langsung
ransomware mulai susah dideteksiBeralih minta imbalan atas data yang dicuri

Metode yang dilakukan tak lagi berupa enkripsi data dan berujung meminta imbalan agar enkripsi itu dapat dibuka. Melainkan mereka langsung mencuri data tersebut dan meminta imbalan agar data tersebut tak dibocorkan.

Jadi jangan heran kalau kita tak lagi sering mendengar info soal PC kawan atau kerabat terjangkit ransomware. Karena sejatinya mereka sudah langsung mengincar korporat besar yang punya data rahasia dan berani membayar dalam jumlah besar agar data mereka tak bocor.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.