Masalah kebocoran data umumnya terjadi secara disengaja maupun tak disengaja. Apesnya, salah satu peneliti AI Microsoft secara tak sengaja membocorkan data internal yang jumlahnya tiba menyentuh 38 Terabyte. Waduh, kok dapat kejadian yah, brott?
Peneliti AI Microsoft Tidak Sengaja Membocorkan Data Internal
Jumlah data yang rembes ada sekeliling 38 TerabyteInsiden di mana peneliti AI Microsoft tak sengaja membocorkan data internal yang jumlahnya tiba 38 Terabyte ini terjadi pada hari Senin (18/9), di mana kebocoran tersebut benar-benar tak disengaja dan baru diketahui oleh sang peneliti beberapa waktu setelahnya, setidaknya berdasarkan temuan tim WIZ Research.
Kebocoran puluhan Terabyte data internal tersebut ditemukan di repositori AI GitHub raksasa Microsoft bernama “robust-models-transfer” yang telah dipublikasikan secara tak sengaja oleh peneliti AI Microsoft saat mengirimkan data pelatihan open-source.
Contoh percakapan tim internal MicrosoftData sebesar 38 Terabyte yang rembes tersebut setidaknya berisikan sekeliling 30.000 percakapan antar karyawan di perusahaan tersebut, internal, kunci, termasuk kata sandi. Bahkan, di antara sekumpulan data yang rembes tersebut juga berisikan data internal semacam paper terkait penelitian model ImageNet yang ideal.
Bermacam data yang rembes dari token SASTerkait kebocoran puluhan Terabyte data yang rembes tersebut, pihak Microsoft katakan bahwa ini seluruh dikarenakan salah satu fitur di Microsoft Azure bernama token Shared Access Signature (SAS) diklaim terlalu permisif. Parahnya lagi, file README.md juga mempunyai instruksi dan akses ke seluruh akun dan penyimpanan.
Microsoft Jamin Tidak Ada Kebocoran Data
Pihak Microsoft menjamin tak ada data user yang bocorMenanggapi temuan tim WIZ Research, baru-baru ini Microsoft klaim dan memberikan jaminan bahwa tak ada kebocoran data yang terjadi. Klaim berani tersebut berdasarkan tak adanya layanan internal yang terdampak karena insiden tersebut, sama halnya para user yang tak perlu takut data internalnya tersebar.
Bahaya kebocoran data sudah dimitigasi oleh MicrosoftHal ini dikarenakan Microsoft telah formal mencabut token SAS dan memblokir seluruh akses eksternal ke akun penyimpanan yang telah diselesaikan dua hari setelah klarifikasi dari pihak Microsoft.
Waduh, semoga benar tak ada data pribadi yang rembes yah, brott!
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
English (US) ·
Indonesian (ID) ·