[Opini] Kenapa iPhone Bekas Lebih Diincar Dibandingkan Android Second?

Sedang Trending 2 tahun yang lalu 75

Meski berbagai brand merilis smartphone baru tiap tahun, beberapa kalangan malah kepincut dengan iPhone bekas keluaran beberapa tahun lalu. Mulai dari iPhone 6 hingga iPhone 13, semuanya tetap mendapatkan perhatian lebih dari mereka-mereka yang mau membeli HP bekas.

Dengan harga yang sama, sebetulnya mereka ini sudah dapat dapatkan HP Android midrange keluaran terbaru. Tapi, kenapa banyak yang tetap mengincar iPhone bekas kendati harga sama namun pemakaian sudah bertahun-tahun lamanya?

Jawaban mudahnya memang ialah gengsi. Produk Apple memang memberikan value lebih di mata konsumen dari segi kesadaran brand yang dibangun oleh Apple maupun komunitasnya sendiri.

Tapi, jawaban yang lebih kompleksnya sebenarnya tidaklah sesimpel itu. Ada beberapa dalih yang mendasari kenapa iPhone bekas lebih diincar dibanding kembarannya HP Android. Topik inilah yang akan kita bahas kali ini.

Kenapa iPhone Bekas Lebih Laku Ketimbang Android Secondhand?
iphone bekasKenapa iPhone bekas lebih banyak diincar pengguna?

Produk iPhone sendiri dapat dikatakan sangat revolusioner dikala awal peluncurannya. Steve Jobs sukses memberikan sesuatu yang baru dari komoditi ponsel lewat iPhone yang dikenalkan tahun 2007. Diatas panggung, dikenalkanlah produk yang akan mengubah landskap per-smartphone-an dunia.

Belasan tahun setelah itu, produk Apple satu ini tetap menjadi penyumbang profit paling besar mereka. Setengah dari pendapatan Apple berasal dari iPhone. Hingga Apple dapat membikin berbagai aksesori yang dibangun dengan mindset pemilik iPhone.

Contoh saja seperti AirPods, Apple Watch, serta AirTags yang lebih mudah digunakan kalau pengguna sudah mempunyai iPhone.

Beralih ke topik utama kita. Apa sebenarnya yang membikin banyak orang terkonversi menjadi seorang Apple user? Bahkan tak sedikit yang membeli iPhone bekas yang umurnya sudah lebih dari 3 tahun atau setidaknya terlihat seperti itu. Padahal kita sama-sama tahu kalau HP Android yang umurnya sama sudah dapat dipastikan tak menarik untuk dilirik.

Setidaknya ada beberapa dalih yang terbesit dibenak kalau memandang bagaimana pengguna mengkonsumsi media sosial belakangan ini, yaitu:

1. Apple Memberikan Support Panjang dari Segi Software iOS
Image 25Dukungan iOS yang panjang

Salah satu dalih orang mau menggunakan iPhone meskipun itu ialah produk bekas ialah karena dukungan dari Apple sendiri. Kita sudah sering mendengar kalau Apple memberikan dukungan update OS tiba rekor 7 tahun. Sesuatu yang bahkan tak dapat dicapai oleh Google sebagai produsen Pixel.

2. Resell Value Tetap Tinggi
Hero Image 1Harga jual lagi tetap tinggi

Kalau anda membeli iPhone bekas dengan mudah, itu tandanya banyak yang menjualnya bagus dari reseller ataupun perorangan. Harganya pun dapat jadi sama atau lebih tinggi dari smartphone Android midrange kebanyakan, baru pula. Dan apabila anda mau menjualnya kembali, harga jualnya pun tak begitu jatuh dibandingkan smartphone midrange dari kubu Android.

3. Apple Tidak Pernah Merilis iPhone Midrange
202003160756 MainApple selalu rilis HP spek flagship

Alasan lain banyak yang memilih gunakan iPhone bekas ialah soal performa. Sejatinya, Apple tak pernah merilis produk midrange dan hanya mempunyai 1 varian chipset saja pertahunnya.

Oleh karena itu, seluruh performa iPhone niscaya setara atau melampaui flagship Android di tahun yang sama. Jadi, meskipun iPhone tersebut sudah dipakai 3-4 tahun, ia tetap sangat ngebut dan paling tak tetap sama dengan midrange dari kubu seberang.

4. Kualitas Perekaman Video Belum Bisa Dikalahkan Android
Images 2022 12 27t210611.208Kualitas rekaman video yang tiada lawan

Banyak yang menyayangkan kualitas perekaman video yang kelak mau diunggah ke media sosial mengalami penurunan di Android. Hal yang sama tak beraksi kalau anda menggunakan iPhone.

Melihat bagaimana orang-orang mengkonsumsi media sosial saat ini, bukan tak mungkin iPhone bekas tetap jadi primadona. Tapi, dalih ini sudah mulai dapat digeser oleh beberapa OEM Android yang mulai perhatian terhadap hambatan tahunan tersebut.

5. Penasaran dengan iPhone
Apple Store Iphone 14Rumput tetangga lebih hijau

Kebanyakan yang mencoba beli iPhone bekas karena unsur penasaran alias belum pernah menggunakan produk Apple sebelumnya. Sebagai orang yang 10 tahun lebih menggunakan Android, penulis sebenarnya cukup penasaran dengan iPhone selama periode itu.

Hanya saja, Android memang sudah terlanjur bikin nyaman dan baru-baru ini mendapatkan kesempatan nyicip iPhone. Bukan tak mungkin ada pengguna Android yang punya dalih serupa dengan penulis.

6. iOS Lebih Simpel
Ios 171 3403771302Desain dan layout lebih simpel

Kalau anda berangkat dari Android ke iPhone, anda akan mendapati kalau iOS memang lebih simpel dan tak banyak pengaturan yang dapat anda ubah. Jangankan soal itu, anda bahkan dibatasi dalam mengotak-atik icon di homescreen.

Tapi, bagi mereka yang tak mau ribet, iOS bagaikan angin surga yang membikin mereka nyaman, sedangkan Android terlihat bak puzzle yang membingungkan. Bisa dimaklumi soalnya, iPhone juga banyak digunakan oleh kalangan orang uzur diluar sana yang tak begitu melek teknologi.

7. Simbol Status
Pexels Kindel Media 7688660Tentu terakhir mau tak mau bahas soal gengsi

Sepertinya pembahasan soal iPhone tak boleh lepas dari soal gengsi. Memang, tak seluruh orang membeli iPhone atas dasar serupa. Tapi coba lihat sekelilingmu, orang yang membeli iPhone untuk kebutuhan apa.

Kebanyakan diantaranya tak untuk dalih produktivitas dan hanya untuk berselancar di media sosial atau bermain game. Tidak ada yang salah kok, hanya saja berarti argumen soal gengsi ini tetap belum dapat dipatahkan.

Nah, begitulah kira-kira dalih kenapa iPhone secondhand lebih banyak jadi incaran pengguna ketimbang Android bekas. Apapun itu alasannya, tetap saja kita harus kritis dan mengakui kelemahan dari sebuah produk.

Pada akhirnya iPhone tetaplah produk yang banyak kekurangannya. Hanya karena ia lebih banyak diincar bukan berarti langsung membuatnya produk yang terlalu superior dan membikin Android tak layak dinikmati.

Setelah penulis menggunakan iPhone beberapa waktu terakhir ini, penulis juga banyak berharap adanya fitur-fitur yang sudah lebih dulu hadir di Android dapat diaplikasikan dalam iPhone.

Tidak perlu khawatir soal tiru meniru, karena sejatinya produk smartphone saat ini sudah sangat matang dan tak ada lagi ide yang benar-benar original. Jika dengan mengambil fitur kubu sebelah dapat membikin pengguna lebih nyaman, penulis rasa tak ada salahnya.

Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.