[OPINI] Controller vs Mouse dan Keyboard, Manakah yang Lebih Cocok untuk Kamu?

Sedang Trending 2 tahun yang lalu 88

Controller vs Mouse dan Keyboard – Kalau ditanya apa yang sering digunakan oleh gamer untuk bermain game, tentu jawaban mereka hanya dua. Antara menggunakan controller layaknya stik PlayStation, Xbox, atau bahkan merk custom lainnya. Sedangkan sisi yang berseberangan itu ialah pecinta mouse dan keyboard yang jumlahnya juga tak sedikit pula.

Kedua kubu ini sebenarnya punya jumlah yang sama banyaknya. Dikarenakan berbagai game, terutamanya platform PC sudah mendukung penggunaan kedua input tersebut.

Controller vs Mouse dan Keyboard, Mana yang Lebih Cocok untuk Gamer?
Controller vs Mouse dan KeyboardManakah yang lebih cocok untuk gaming

Kecenderungan dalam memilih ini dapat jadi ajang perdebatan yang cukup mengakar. Menjadikan salah satu kubu punya dalih yang sama kuatnya kalau diminta memberikan argumen mana yang paling cocok mereka gunakan.

Faktor kebiasaan juga menjadi landasan kenapa kedua kubu ini punya pendapat kuat soal pemilihan metode input dalam game. Seseorang dapat saja sedari mini sudah menggunakan salah satunya dan langsung tak terbiasa kalau dihadapkan dengan langkah bermain yang sama sekali baru bagi mereka.

PC Gamer Bisa Lebih Leluasa dalam Memilih
controller vs mouse dan keyboardPC gamer tak perlu memikirkan soal kompatibel atau tidak

Seperti yang sudah kita bahas, metode input manapun itu sudah semakin tak dibatasi di platform PC. Apalagi kalau kita membahas soal bagaimana controller ini juga mulai disupport oleh berbagai developer game, dimana implementasinya juga tak berbeda dengan konsol.

Sayangnya dari sisi konsol, pilihan yang diberikan tetap sangat sedikit kalau tak mau dikatakan tak ada. Konsol era sekarang pun tetap terbatas oleh metode input bawaan. Sony PlayStation tetap terbatas oleh DualShock atau DualSense. Sedangkan Xbox tetap terbatas dengan Xbox Controller.

Controller Lebih Nyaman Namun Punya Keterbatasan
controller vs mouse dan keyboardUtamakan kenyamanan

Kedua kubu ini tentu punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Secara ergonomis saja, kedua pernangkat sudah sangat jauh berbeda. Sejak awal Controller memang dirancang hanya dan untuk bermain game saja. Otomatis pembuatnya lebih mengutamakan kenyamanan genggaman apalagi kalau digunakan bermain game dalam waktu yang lama.

Ukurannya pun juga sengaja didesain mengikuti ukuran tangan penggunanya. Dengan kontur yang melengkung semakin memperlihatkan kalau mereka memang memprioritaskan tangan tak terasa capek atau sakit sesuai memainkan game.

Ia juga dibekali dengan berbagai fitur tambahan yang mempermanis pengalaman bermain gamer. Hadirnya fitur tambahan seperti sensor gyro, dan juga sensor tekanan yang semakin membikin gamer punya andil besar dalam menentukan arah permainan mereka.

Contohnya saja, DualSense yang membolehkan trigger button itu ditekan dengan kuat atau lemah memberikan dampak berbeda. Developer juga dapat implementasikan gaya bermain yang berbeda untuk berbagai kondisi berbeda dengan adanya fitur-fitur ini.

Mouse dan Keyboard Lebih Fleksibel Namun Tidak Nyaman Digunakan
controller vs mouse dan keyboardLebih luwes dan presisi

Tetikus dan papan ketik sendiri sejak awal hanya diperuntukkan sebagai input dan navigasi di komputer saja. Hingga kenyamanan bermain game bukan jadi prioritas utama dalam merancang perangkat tersebut.

Makanya sekarang ini kita dapat memandang berbagai peripheral gaming yang punya desain lebih ergonomis. Terkadang juga keyboard dipadukan dengan wrist rest lembut agar tumpuan tangan kita tetap terasa nyaman meski punya sesi bermain game yang lama.

Kelebihan yang tak dimiliki controller ialah fleksibilitas. Seperti yang kita ketahui, jumlah tombol disana juga tak terlalu banyak. Sehingga kalau sebuah game yang lebih kompleks tentu membutuhkan kombinasi dua atau lebih tombol melangkah dalam waktu bersamaan.

Beda dengan keyboard dimana jumlah tombol yang tersedia juga lebih banyak. Ditambah lagi fleksibilitas makro juga hanya tersedia di perangkat tersebut. Jadi game yang butuh input kompleks semuanya dapat dikombinasikan dalam satu tombol saja.

Mouse sebagai input dapat memberikan tingkat presisi yang lebih tinggi dibanding gunakan analog stick. Ini tentu memberikan tingkat keleluasaan dan presisi yang lebih bagus untuk bermain game first person shooter. Overall sebagai sarana navigasi, mouse memberikan kesan yang lebih intuitif dibanding analog pada controller pada aktivitas yang sama.

Kesimpulan: Tiada yang Lebih Baik, Keduanya Saling Melengkapi
controller vs mouse dan keyboardSama-sama punya plus minus

Setelah penjelasan panjang lebar tadi, manakah yang lebih cocok untuk kalian gunakan? Semua kembali lagi ke game seperti apa yang kalian mainkan dan tabiat bermain game kalian. Kalau kalian banyak memainkan game FPS, maka mouse dan keyboard dapat berikan tingkat presisi yang tinggi.

Tapi warta bagusnya, kalau kalian memainkan game di PC, nyaris dapat dipastikan kalau itu bukan jadi masalah yang berarti karena fleksibilitas di platform tersebut. Bahkan terkadang kedua input ini dapat digunakan pada game yang sama secara bersamaan (gunakan keyboard dan mouse ketika scene FPS, dan mengendarai dapat gunakan DualSense atau merek apapun itu.

Jadi itulah kira-kira komparasi antara kedua metode input yang biasa kita temui dalam game. Kira-kira kalian kubu yang mana? Mari obrolan sehat ya brott.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.