Menperin Tolak Proposal 1,5 Triliun dari Apple, Kenapa?

Sedang Trending 1 tahun yang lalu 57

Beberapa waktu lalu, Apple sempat menawarkan investasi 1,5 Triliun Rupiah di Indonesia. Mengejutkannya, Menperin tolak proposal tersebut sehingga penjualan iPhone 16 tetap tak dapat dilakukan di tanah air. Apa sebabnya?

Alasan Menperin Tolak Proposal 1,5 Triliun dari Apple
Menperin Tolak Proposal AppleIndonesia tolak proposal dari raksasa Cupertino

Raksasa Cupertino yang menjanjikan kucuran biaya sebesar 1,5 Triliun Rupiah di Indonesia tampaknya tak mendapat tanggapan bagus dari pemerintah Indonesia. Di mana hal tersebut diungkapkan oleh Menperin, yang menolak proposal investasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang kami lansir dari CNN, Agus Gumiwang Kartasasmita selaku Menteri Perindustrian (Menperin) diketahui menolak proposal yang diajukan oleh Apple demi mendapat lampu hijau menjual iPhone 16 di tanah air karena nominalnya tetap kurang sesuai.

Timpangnya Investasi Di Indonesia Oleh AppleKetimpangan besaran investasi di Indonesia dibandingkan negara Vietnam

“Jadi, $100 Juta berdasarkan assessment teknokratis tak memenuhi asas berkeadilan,” terangnya ketika diajak berbincang oleh awak media di kantornya pada Senin (25/11/2024) silam.

Diketahui dalih kenapa Menperin tolak proposal raksasa Cupertino tersebut setidaknya ada empat poin yang wajib dijadikan bahan evaluasi, di antaranya ialah besaran nilai investasi di Indonesia harus setara dengan negara peer lainnya.

Indonesia Tolak Masuknya Iphone 16 2024Mewajibkan investasi yang jauh lebih besar, termasuk jaminan lapangan kerja?

Selain itu, nilai investasi Apple juga diwajibkan setara dengan perusahaan elektronik lainnya, contohnya Samsung yang menyumbang 8 Triliun Rupiah, atau Xiaomi yang memberikan 5 Triliun Rupiah. Poin ketiga ialah nilai tambah hasil importasi juga tetap belum sesuai dengan keinginan pemerintah.

Poin terakhir kenapa Menperin tolak proposal Apple ialah perusahaan sekelas Apple wajib memberikan dampak pada tenaga kerja dalam negeri. “Ini prinsip atau asas keadilan yang sedang kita rumuskan,” pungkasnya.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.