Di bumi yang menuntut semuanya serba digital ini, Menkomdigi bakal batasi akses media sosial untuk anak-anak. Hal tersebut merupakan imbas dari banyaknya konten yang tak layak berkeliaran di jagat maya, sehingga dibutuhkan peran Komdigi untuk dapat meminimalisirnya, dimulai dari anak-anak. Bagaimana bentuknya?
Meutya Hafid, yang membahas aturan baru bagi anak-anak di era digitalMedia sosial memang menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar orang uzur di era sekarang. Pasalnya, tak seluruh konten yang dapat diakses secara online tersebut memuat konten positif, tetapi juga menyimpan konten negatif di dalamnya.
Hal tersebutlah yang diungkapkan oleh Meutya Hafid selaku Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), di mana pihaknya saat ini tengah berikhtiar menggodok peraturan batas usia untuk mengakses media sosial, sebagaimana yang kami lansir dari CNBC.
Pembatasan akses media sosial bagi anak-anak“Sebetulnya ini tetap nanti ya, kita inginnya pelajari dulu betul-betul, tapi pada prinsipnya gini sembari menjembatani aturan yang lebih ajeg (tetap), pemerintah akan mengeluarkan aturan pemerintah terlebih dahulu,” ungkap Meutya Hafid usai berjumpa Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (16/01/2024).
Walau Menkomdigi bakal batasi akses media sosial untuk anak-anak, tetapi Meutya mengungkapkan bahwa aturan perlindungan anak di ruang digital tetap tak dapat dilakukan oleh pemerintah sendirian. Sehingga, ia berinisiatif untuk membahas problem ini dengan DPR.
Presiden mendukung keputusan yang diambil oleh Menkomdigi“Jadi, sembari menjembatani, sekali lagi kita keluarkan aturannya sembari bicara dengan DPR mengenai undang-undang seperti apa yang dapat kita keluarkan untuk melindungi anak-anak kita,” pungkasnya. Bahkan, terkait Menkomdigi bakal batasi akses media sosial untuk anak-anak telah dibahas sebelumnya dengan Presiden.
“Presiden kalau terkait anak-anak sangat atentif. Tadi beliau sampaikan, lanjutkan, dipelajari, dan agar dapat dilaksanakan. Beliau amat mendukung bagaimana perlindungan anak ini dapat dilakukan ke depan di ranah digital kita,” tutupnya.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·