Layar Steam Deck OLED Alami Burn-In Setelah Stress Test Puluhan Hari

Sedang Trending 2 tahun yang lalu 73

Penggunaan panel layar OLED belakangan ini memang tengah digemari oleh manufaktur handheld. Sebut saja Nintendo Switch dan Steam Deck yang merilis varian OLED dengan hardware yang sama persis.

Meski dapat memberikan warna yang lebih kontras dan cerah dibanding panel LCD kebanyakan, layar OLED juga berpotensi mengalami burn-in seiring pemakaian. Steam Deck OLED juga diduga dapat alami hambatan serupa namun, sepertinya tak begitu berpengaruh?

Layar Steam Deck OLED Lewati Pengetesan Burn-In Selama 1500 Jam
layar steam deck oledSteam Deck panel OLED berpotensi kena image rentention

Berkat seorang YouTuber bernama Wulff Den, kita jadi mengetahui seberapa lama layar Steam Deck panel OLED dapat alami burn-in kalau digunakan dalam kondisi kecerahan penuh terus-menerus dan menampilkan gambar statis.

Angka yang didapatkan Wulff Den ialah 1500 jam atau sekeliling 63 hari. Tentu bila mau dibandingkan dengan pengetesan Switch OLED yang juga dia lakukan, produk Nintendo tersebut mempunyai daya tahan lebih panjang di sekeliling 3500 jam atau 145 hari.

Istilah Burn-in atau yang lebih resminya dikenal sebagai image retention memang menjadi mimpi jelek pengguna layar OLED. Fenomena ini memang tak terelakkan karena menjadi siklus alami berupa degradasi komponen pixel yang menyuplai sinar sendiri (Organic Light Emitting Diode).

Image 14UI tetap dengan kecerahan maksimal berpotensi hasilkan image retention

Pengetesan yang dilakukan adalah menggunakan tangkapan layar game The Legend of Zelda: Breath of the Wild dan kecerahan layarnya di-set ke 100% alias 600 nits mode SDR. Pengetesan Steam Deck harus terhenti di 1500 jam karena sudah ada tanda-tanda image retention bagus di bar berwarna putih-hitam, ataupun di UI bagian kiri atas berupa hati berwarna merah.

Apakah Perlu Khawatir?

Kabar ini tentu sangat menakutkan bagi pengguna Steam Deck OLED maupun gadget apapun yang punya layar sejenis. Lantas, apakah kita perlu panik dengan adanya penemuan seperti ini? Rasanya tidak.

Terlebih bagi pengguna yang jarang atau bahkan tak menggunakan layar mereka dengan 100% kecerahan, tak perlu merasa khawatir kalau layar OLED anda akan burn-in dalam waktu dekat.

Meskipun begitu, semestinya bila warta ini tiba ke telinga Valve, kita dapat berharap ada dukungan software untuk meminimalisir hal ini terjadi di Steam Deck. Pasalnya, tindakan preventif untuk menghindari burn-in sudah lumrah dilakukan manufaktur. Beberapa produsen laptop dan TV bahkan sudah memasang software untuk refresh pixel.

Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.