Konsep Dongle Audio Baru dari Qualcomm Disinyalir Bisa Kurangi Latency Gaming

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 85

Diluar segala keuntungan yang ditawarkan headset wireless selalu punya penyakit yang sama, adalah tak cocok digunakan untuk bermain game. Alasan yang paling sering diungkit ialah soal latency.

Ya memang benar kalau sebenarnya wireless audio itu memang punya delay atau latency tinggi. Apalagi kalau kita lihat kebanyakan tetap menggunakan teknologi Bluetooth. Tapi, sepertinya masalah ini ada solusinya oleh Qualcomm.

Konsep Dongle Audio Wireless dari Qualcomm Bisa Kurangi Latency Gaming
konsep dongle audioSebatas konsep yang tetap belum dijual bebas

Melansir dari TechRadar, Guy Campbell seorang Staff manager dan Product marketing Qualcomm mengungkapkan sebuah konsep audio dongle baru yang akan gabungkan teknologi Bluetooth LE dengan Auracast. Fitur ini nantinya akan tersedia di S3 Gen 2 Snapdragon Sound Platform dan dikhususkan untuk hadirkan low-latency gaming.

Ini berarti kedepannya fitur dongle audio baru ini akan disematkan dalam sertifikasi Snapdragon Sound. Dan produk yang boleh memakai fitur ini hanyalah yang sudah lolos uji dari Qualcomm. Sama seperti logo Hi-res yang biasa ditemui pada berbagai perangkat audiophile.

dongle audio qualcommTermasuk dalam Snapdragon Sound Platform

Konsep USB dongle ini nantinya dapat digunakan untuk perangkat apapun yang dapat menjadi source audio seperti smartphone, konsol, laptop, PC, dan mungkin malah DAP sekalipun.

Dongle Audio Qualcomm Bisa Kurangi Hingga lebih dari 75% Latency
dongle audioWireless headset mungkin akan dapatkan fitur low-latency

Qualcomm memang belakangan ini memang terlihat ada indikasi kalau mereka tertarik dengan hi-res audio streaming. Tapi, Campbell juga mengatakan kalau pasar gamer juga tak dapat lagi diabaikan.

Pengguna juga nantinya akan mendapatkan pengalaman gaming low-latency yang bahkan dapat mencapai <20ms. Padahal biasanya kalau memandang teknologi Bluetooth biasa ada latency sebesar 80ms dan dapat dikurangi hingga 48ms lewat LE Gaming.

Latency yang rendah ini juga tak mengorbankan fidelity atau kualitas audio. Setidaknya kualitas 24bit/96kHz yang memang tak begitu lossless namun tak jauh lossy ini tetap dapat hadir via aptX Adaptive. Dan karena Adaptive kalian tetap dapat mendapatkan jarak yang luas tapi ya latency tetap akan meningkat.

Konsep audio dongle ini memang tetap sesuai nama, hanya sebatas konsep untuk saat ini. Namun, pihak mereka mengumumkan kalau memang sedang berbincang dengan beberapa manufaktur dan kita mungkin tak harus menunggu lebih lama lagi.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.