Beberapa hari lalu, Kementerian Komuniakasi dan Informatika klaim bahwa layanan PDN telah pulih sepenuhnya. Tetapi, baru-baru ini muncul pernyataan yang menyebutkan bahwa Kominfo kekurangan anggaran untuk pengoperasian Pusat Data Nasional. Loh, kok dapat tiba kekurangan anggaran?
Nezar Patria mengungkapkan Kominfo kekurangan anggaranPasca insiden peretasan Pusat Data Nasional yang melumpuhkan bermacam infrastruktur tanah air beberapa waktu lalu, tampaknya benar-benar menyedot banyak sekali sumber daya, sehingga Kominfo kekurangan anggaran.
Pasalnya, Wakil Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menyebut secara blak-blakan terkait keterbatasan anggaran sebagai salah satu tantangan dalam pengoperasian Pusat Data Nasional yang saat ini tengah dibangun.
Pengelolaan PDN rupanya butuh biaya besar?Berdasarkan informasi dari Uzone, Wamenkominfo Nezar Patria mengakui adanya tantangan terkait dengan ketersediaan anggaran yang tetap jauh dari kebutuhan operasional. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI pada Senin (23/09/2024) lalu.
“Saat ini PDNS memerlukan anggaran sebesar 542 Miliar Rupiah untuk tahun 2024, namun hanya tersedia 257 Miliar Rupiah. Ini berarti operasional PDNS untuk Oktober 2024 belum mempunyai kepastian anggaran,” terangnya.
Membutuhkan biaya besar untuk pengelolaan PDNIa melanjutkan, bila Kominfo kekurangan anggaran dari nomor seharusnya, sangat besar kemungkinan layanan cloud pemerintah yang melayani sebanyak 53 instansi dengan lebih dari 11.000 aset virtual akan terganggu operasionalnya. Selain itu, Kominfo menyebut butuh anggaran sebesar 486 Miliar Rupiah untuk tahun 2025.
Wamenkominfo tersebut menyayangkan bahwa saat ini hanya tersedia 27 Miliar Rupiah atau sekeliling 5.6% saja anggaran yang telah disediakan untuk tahun 2025. Tidak tanggung-tanggung, ia bahkan mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dan memberi dukungan anggaran demi memastikan keberlanjutan PDNS.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·