Kenapa Laptop MacBook Tidak Cocok untuk Main Game?

Sedang Trending 2 tahun yang lalu 83

Laptop MacBook – Salah satu laptop yang paling terkenal di pasaran rupanya tak hanya diisi oleh laptop gaming melulu. Hal tersebut dibuktikan dengan eksistensi Apple MacBook, yang merupakan laptop buatan perusahaan yang ikonik dengan gambar buah apel tergigit tersebut.

Lucunya, gembar-gembor peningkatan spesifikasi rupanya tetap tak membikin perbedaan pada sektor gaming. Justru, raksasa Sillicon Valley tersebut hanya semakin meningkatkan efisiensi komponen yang ditanamkan hanya untuk menunjang produktivitas. Edit video misalkan.

Lalui artikel kali ini, kami akan ajakmu telusuri kenapa laptop MacBook tak cocok untuk main game. Ketimbang kalian makin penasaran, langsung saja ikuti baca artikel ini tiba tuntas.

Laptop MacBookAlasan kenapa laptop Apple ini lebih cocok untuk produktivitas

Sebenarnya ada banyak sekali dalih kenapa laptop MacBook tidak cocok untuk main game, di antaranya sebagai berikut;

Dikhususkan untuk Menunjang Produktivitas
Macbook Untuk Menunjang ProduktivitasAlasan terumum ialah untuk menunjang produktivitas

Alasan terkuat kenapa laptop dari Apple ini tak cocok untuk main game ialah dikarenakan laptop besutan Apple tersebut memang dikhususkan untuk menunjang produktivitas secara on-the-go, bukan malah nongkrong di Starbuck lampau main Genshin Impact lakukan mabar atau gacha bareng saat banner watak idaman muncul.

Bahkan meski Apple luncurkan chipset Apple M150 sekalipun, besar kemungkinan laptop tersebut hanya dapat digunakan untuk sekadar kejar deadline, pembuatan konten, maupun hal-hal bersifat produktivitas lainnya. Yah, gak usah terlalu berharap pokoknya.

Ekosistem yang Sangat Berbeda dari Windows
Ekosistem Macos Berbeda Dari WindowsMengusung ekosistem yang berbeda dari OS pada umumnya

Berbeda dari sistem operasi Windows atau Linux, sistem operasi MacOS yang tertanam pada MacBook pun benarkan hal tersebut. Bisa dikatakan ekosistem sistem operasi MacOS ini sangat jauh berbeda mengingat tujuan utamanya ialah produktivitas saja.

Jadi, tak usah heran bila laptop ini tak cocok untuk main game. Bahkan meski dapat jalankan game sekalipun, pilihannya akan sangat-sangat terbatas. Bisa dikatakan laptop buatan Apple ini akan lebih cocok bila diberikan untuk mereka yang bekerja di mana saja atau mungkin para workaholic.

Harganya yang Cenderung Mahal
Harga Macbook Cenderung MahalHarga MacBook memang cenderung mahal

Salah satu dalih terkuat lainnya yang jadikan laptop dari Apple tak cocok untuk main game ialah harganya yang cenderung mahal untuk performa yang ditawarkan. Kasarnya, dengan budget membeli seri terendah pun, para gamer sudah dapat mainkan beberapa game pada pengaturan rata kanan.

Wajar bila para gamer berpikir ratusan kali sebelum memutuskan untuk membeli MacBook (kecuali sebagai secondary device), dikarenakan selain harganya yang mahal, kegunaannya pun hanya terbatas pada peningkatan produktivitas.

Bukan Ditujukan untuk Gamers
Macbook Tidak Cocok Untuk GamerSangat disayangkan karena MacBook tak cocok untuk gamers

Poin terakhir kenapa laptop MacBook tidak cocok untuk main game tak lain tak bukan ialah dikarenakan MacBook memang diciptakan bukan untuk para gamers. Alhasil, tidaklah heran bila mayoritas lebih memilih laptop gaming karena lebih luwes – dapat dibuat main game di kala bosan.

Sekadar menambahkan, dulunya penulis merupakan salah satu orang yang mau mempunyai MacBook. Namun, penulis terpaksa mengurungkannya karena MacBook sama sekali tak dapat menjalankan game remeh semacam Genshin Impact dan hanya terbatas pada iPhone dan iPad. Meh, deal breaker banget!

Keindahan Alam Genshin ImpactSayang sekali tak dapat memainkan game santuy semacam ini

Gak usah repot-repot menyarankan penulis untuk mencoba alternatif semacam cloud gaming maupun virtual machine, karena hal tersebut malah membikin hal yang semestinya mudah malah semakin complicated. Ngapain tryhard lakukan main game, haha. Mending beli laptop ROG Flow sekalian, duh!

Sebenarnya penulis sangat menyayangkan hal ini mengingat bermacam game yang penulis coba di iPhone dan iPad dapat jadi sangat optimal dan nyaman dimainkan melalui laptop MacBook. Selain layarnya lebih besar, cukup membawa satu device saja, bukan?

Itulah dia beberapa dalih kenapa laptop MacBook tak cocok untuk main game. Bahkan meski di masa depan nantinya game sudah diizinkan oleh Apple sekalipun, besar kemungkinan jumlah game yang dapat dimainkan akan sangat terbatas.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com