Kenapa Denuvo Dibenci Gamer dan Apa yang Mendasarinya?

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 84

Denuvo Dibenci Gamer – Kalau kalian seorang gamer sejati, tentunya kalian mengetahui apa itu Denuvo. Mulai dari langkah kerja, fungsi, termasuk dengan imbasnya ke kinerja PC yang kita gunakan.

Denuvo dapat diartikan sebagai lapisan keamanan tambahan yang disertakan oleh para pengembang game agar hasil jerih payah mereka bebas pembajakan. Jadi, para pengembang dapat bernafas lega, dan setidaknya lebih santuy karena game yang mereka kembangkan tak akan terbajak.

Melalui artikel kali ini, kami akan ajakmu untuk kupas tuntas dalih Denuvo dibenci oleh para gamer.

Memangnya Apa Itu Denuvo?
Gambaran Pembajakan Di Dunia GameAksi bajak-membajak di bumi game ialah hal normal?

Mungkin di antara kalian ada yang lupa, kembali bertanya apa itu Denuvo. Sepemahaman kami, Denuvo merupakan sistem perlindungan digital yang lebih dikenal dengan Digital Rights Management atau DRM, dan umum digunakan oleh pengembang game untuk melindungi jerih payah atau karya mereka dari aktivitas pembajakan.

Apa Fungsi dari Denuvo?
Aksi Pembajakan Dengan Menembus DenuvoDRM memberikan lapisan keamanan tambahan secara terstruktur

Fungsi dari Denuvo ini tak lain dan tak bukan ialah untuk memberikan lapisan keamanan tambahan, agar telur kreativitas pengembang game tak dapat dibajak dengan mudahnya melalui algoritma yang ditanamkan pada game terkait.

Gimana Cara Kerja Denuvo?
Cara Kerja Dari DenuvoCara kerja dari DRM yang memberikan lapisan keamanan pada game kekinian

Cara kerja dari DRM ini sebenarnya dirahasiakan oleh pengembangnya, Denuvo Software Solutions, yang merupakan anak perusahaan dari Irdeto, dan dipayungi oleh MultiChoice. Menurut kami, DRM ini bekerja dengan melakukan enkripsi dan dekripsi secara berdikari sehingga akan susah membajak.

Lantas, Apa Alasan Denuvo Dibenci Gamer?
Gamer Marah Gegara Drm DenuvoBukan skill issue, tapi DRM issue

Menurut kami, setidaknya ada dua dalih terkuat yang membikin Denuvo dibenci oleh para gamer. Di antaranya ialah pengaruhnya secara langsung pada game yang kita mainkan, dan adanya pembatasan atau persyaratan yang diminta untuk dapat memainkan game yang mau kita mainkan.

Tenang, kita akan mengupasnya secara perlahan yah, brott.

Memangkas Performa PC yang Kita Miliki
Beda Game Dengan Dan Tanpa DenuvoBeda frame per second yang termasuk drastis

Kalau kalian merupakan gamer sejati, sudah tentu tak sekali dua kali kalian merasakan penurunan performa atau kinerja pada perangkat yang kita gunakan untuk memainkan game tersebut.

Entah itu masalah CPU 100%, RAM yang terpakai habis, dan yang paling menyebalkan ialah terjadinya stutter yang disebabkan oleh bermacam unsur di luar spesifikasi PC yang kita gunakan.

Ada banyak sekali game di luar sana yang menanamkan DRM demi memberi keamanan tambahan. Namun, siapa yang menyangka implementasi DRM di dalam game tersebut rupanya juga menuntut resource PC yang kita gunakan.

Game Prey Dengan DenuvoSelisih FPS pada game Prey dengan dan tanpa DRM

Imbasnya, kemampuan atau resource PC kita tak seratus persen dimanfaatkan untuk menjalankan game yang kita mainkan. Sekurang-kurangnya 10-25% kemampuan PC kita akan dialokasikan untuk menjaga proses DRM tersebut untuk tetap melangkah dan mengamankan game yang dimainkan.

Jadi, kondusif rasanya katakan DRM ini akan memberatkan PC gamer, terlebih bila kebetulan spek yang dimiliki ala kadarnya. Sebut saja prosesor yang mempunyai empat core, dan memori 8GB akan ngos-ngosan untuk memainkan game meski kartu grafisnya lumayan memadai.

Terlalu Banyak Pembatasan atau Persyaratan yang Diminta DRM
Gamer Marah Drm Butuh Koneksi InternetTidak seluruh gamer akan selalu terhubung dengan internet

Alasan kedua gamer membenci DRM ialah adanya pembatasan atau persyaratan yang diminta. Tidak hanya Denuvo saja, namun DRM lain umumnya membatasi gerak-gerik para gamer dengan menerapkan ‘aturan main’ yang terkadang tak masuk di akal.

Dalam kasus tertentu, ada juga game yang membutuhkan koneksi internet yang akan melakukan verifikasi file pada game secara terus-menerus saat gamer memainkan game tersebut.

Tidaklah heran bila pembatasan atau persyaratan ini dirasa tak masuk akal oleh para gamer, karena meski memang sekaran zamannya internet, bukan berarti seluruh gamer akan selalu terhubung ke internet, bukan?

Contohnya di Indonesia sendiri. Bila kita asik bermain di PC yang kita miliki dan rupanya ISP tersayang berulah, lantas apakah layak bila kita tak dapat meneruskan apa yang sedang seru-serunya kita mainkan saat itu?

Nah, kedua dalih kuat di atas itulah yang membikin gamer geram dan malas ketika sudah mendengar kata ajaib bernama ‘Denuvo’.

Masa Depan DRM yang Tidak Terjamin
Drm Dan Masa DepannyaTidak ada jaminan akan hadirkan layanan yang selalu tersedia

Selain kedua dalih tersebut, yang membikin gamer merasa muak dengan kehadiran DRM adalah masa depan yang tak dapat memberikan jaminan.

Kami contohkan, semisal kami telah membeli Need for Speed: Unbound, belum tentu lima tahun mendatang kita tetap dapat memainkan game tersebut, karena konsep DRM umumnya membutuhkan koneksi ke server yang mereka miliki untuk seluruh proses verifikasi.

Bayangkan, sudah mahal-mahal kita membeli game-nya, namun kita seolah tak mempunyai game tersebut seutuhnya. Uang yang kita keluarkan dan game yang kita beli seolah ada kadaluarsanya.

Jadi, gak heran kalau banyak yang mau menjadi ‘bajak laut’ meski tak sedikit yang memang mendukungnya. Ditambah lagi dengan fakta kalau spesifikasi PC yang dimiliki oleh gamer tanah air tetap ala kadarnya, dan tak terlalu modern.

Kemungkinan pengembang saat ini tengah memikirkan jalan terbaik untuk kedua belah pihak, namun sebaiknya kita tak usah berharap. Karena selama implementasi Denuvo tetap eksis, kemungkinan besar akan menjadi standar untuk kembangkan game ke depannya. Money talks.

Jadi, lebih bagus tak usah berharap terlalu banyak. Karena bila memang ke depannya akan diterapkan peraturan yang win-win solution, termasuk di antaranya DRM dalam periode waktu tertentu, tetap saja kita tak mempunyai game tersebut seutuhnya.

Sekiranya itulah dalih kenapa Denuvo dibenci oleh para gamer, termasuk dengan seluruh dalih yang mendasarinya. Kalau menurut brott semua, apakah implementasi DRM ke depannya akan begini-begini saja, atau mereka akan terapkan standar lain?

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com