Intel Rumahkan 30% Pegawai, Tutup Pabrik di 2 Negara

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 27

Pelantikan CEO baru Intel tampaknya ialah calon jalan keluar yang mereka dambakan selama ini. Dengan berbagai metode dan pendekatan baru yang ia tawarkan, CEO Lip-Bu Tan berjuang untuk menyelamatkan Intel dari kebangkrutan, termasuk dengan langkah yang bengis sekalipun.

Intel Rumahkan 30% Pegawai dan Tutup Pabrik Chip di 2 Negara Eropa
Intel Ceo Tan Day1 2 1456x971CEO Intel Lip-Bu Tan

Efisiensi menjadi salah satu agenda utama dari Intel saat ini. Cara tersebut harus ditempuh oleh kubu biru agar dapat mencapai kestabilan ekonomi. Salah satu yang ditempuh oleh CEO baru Intel ialah dengan melakukan efisiensi dari segi jumlah pegawai.

Dalam liputan pendapatan kuartal kedua, CEO Lip-Bu Tan mengabarkan kalau mereka akan melakukan pemangkasan sekeliling lebih kurang 30% atau 15 ribu pegawai. Sehingga jumlah pekerja mereka hanya bersisa 75 ribu secara global. Ini juga bukan pertama kalinya Intel melakukan aktivitas PHK, namun dapat diakui kalau agenda kali ini merupakan salah satu yang terbanyak dalam sejarah Intel.

Yang belum dapat dipastikan ialah bilamana agenda tersebut akan dijalankan. Yang jelas, divisi atau investasi yang tak mendatangkan keuntungan kemungkinan besar akan ditutup. Kebanyakan diantaranya juga berasal dari negara-negara di Eropa.

Tutup Dua Pabrik di Jerman dan Polandia
Newsroom Robert Noyce Bldg 3 1200x675Dua pabrik di Eropa tutup

Berbicara soal efisiensi, CEO baru Intel juga mengumumkan mereka akan menutup dua pabrik chip di Jerman dan Polandia. Segala proyek yang sedang melangkah juga akan langsung dihentikan.

Hal yang sama juga beraksi di Costa Rica, Amerika Tengah. Dimana pabrik tersebut akan dikonsolidasi ke pabrik di Vietnam untuk urusan pengetesan dan assembly. Gimana menurut kamu? Apakah langkah ekstrem Intel ini akan membuahkan hasil?

Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.