GTX 1650 vs RTX 3060 – Mencari kartu grafis untuk temani aktivitas saat gunakan komputer nampaknya ialah hal yang tricky untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan akan ada banyak sekali unsur yang mempengaruhi, termasuk di antaranya kebutuhan yang berbeda-beda antar individu.
Sama halnya dengan apa yang akan kami bahas pada kesempatan kali ini, di mana kartu grafis GTX 1650 kembali jadi primadona gamer, lengserkan kartu grafis yang lebih kuat di atasnya meski kemampuannya ala kadarnya.
Salah satu korbannya ialah RTX 3060. Entah itu versi 12GB maupun 8GB, di mana eksistensinya sukses dilengserkan oleh kartu grafis yang bisa lengserkan era kejayaan dari ‘Lord Cespleng’ alias GTX 750 Ti.
GTX 1650 vs RTX 3060, Mana yang Lebih Bagus?Melalui artikel ini, kami akan coba hadirkanmu komparasi secara mendetil antara GTX 1650 vs RTX 3060, untuk memberikanmu referensi sebelum memilih kubu.
GTX 1650, Eksis untuk Lengserkan ‘Lord Cespleng’ Semata?
1650 tetap banyak digunakanBuat kalian yang belum tahu, GTX 1650 ialah salah satu kartu grafis dari kubu hijau NVIDIA yang menyasar pasar entry-level. Kartu grafis ini dilengkapi dengan memori atau VRAM 4GB yang tentunya lebih dari cukup untuk sekadar memainkan game terkini yang tak menuntut memori banyak.
Kartu grafis dari NVIDIA ini mempunyai dua versi, adalah versi DDR5 dan DDR6. Untuk versi DDR5 meluncur ke pasaran semenjak bulan April 2019, dan versi DDR6 diluncurkan setahun setelahnya pada bulan April 2020.
Walau sekilas nyaris tak ada perbedaan secara teknis selain penamaan memorinya, namun jangan salah, karena keduanya mempunyai selisih performa yang termasuk lumayan.
Umumnya, GTX 1650 yang tetap gunakan DDR5 tak membutuhkan konektor 6 Pin untuk memasok daya, secara teknis membatasinya pada 75W. Lain halnya GTX 1650 dengan DDR6, yang membutuhkan konektor 6 Pin untuk memastikan kemampuan kartu grafis tersebut optimal.
1650 DDR5 tak membutuhkan konektor powerDi luar konsumsi dayanya yang mungkin selisih 10-15% antara DDR5 dan DDR6, unsur lain yang mungkin dilewatkan orang-orang ialah jenis encoder yang digunakan untuk menjamin kebutuhan komputasi dapat terpenuhi.
Berbicara teknis, NVIDIA GTX 1650 DDR5 dibekali mikroarsitektur TU117, dan dibekali dengan encoder dengan codename Volta. Lain halnya GTX 1650 DDR6, di mana ada beberapa manufatkur yang mempersenjatainya dengan TU106 atau TU116, dengan encoder Turing yang tentunya jauh lebih efisien.
Bila kita kesampingkan unsur teknis di atas, dalih mendasar kenapa banyak sekali orang yang menyukai GTX 1650 apapun itu jenis memorinya, tampaknya didasari unsur konsumsi daya. Selain itu, kehadiran dari encoder juga sangat membantu pembuatan konten, jadikan PC yang kita miliki tak terbatas hanya untuk main game saja.
Selain unsur harga yang saat ini sayangnya tetap di kisaran 2 Jutaan Rupiah, namun tetap saja seluruh dalih di atas sudah lebih dari cukup untuk mewakilkan kemampuannya yang memang bisa untuk menjadi solusi gamer yang tak mau tagihan listriknya membengkak.
1650 DDR5 yang menolak untuk turun hargaTermasuk di antarnya eksistensi dari ‘Lord Cespleng’ alias GTX 750 Ti yang kini dengan mudahnya dilengserkan oleh GTX 1650 terutama versi DDR6. Jadi, tak usah heran dengan data yang terpampang pada Steam Hardware Survey pada bulan Juni 2023 yang dapat kalian baca selengkapnya di sini.
Belum lagi unsur di mana tak seluruh orang atau gamer membutuhkan kemampuan olah visual yang mumpuni. Menjadikan GTX 1650 tetap amat sangat berpotensi untuk menjadi salah satu kandidat terbaik untuk meneruskan tahta dari ‘Lord Cespleng’ tahun ini dan ke depannya.
RTX 3060, Hadir untuk Menjadi Solusi Gamer di Tahun 2023?
3060 tetap jadi kartu grafis ternyaman?Mungkin kalian merasa GTX 1650 vs RTX 3060 ini terdengar tak setara dan mengada-ada. Selain kemampuan olah visualnya yang tentunya terpaut jauh, harga juga tak akan membohongi performa yang bakal kalian dapatkan dari kartu grafis yang tetap dibanderol di kisaran 4 – 5 Jutaan Rupiah di e-commerce.
Kartu grafis yang dirilis secara formal pada bulan Februari 2021 silam ini rupanya tetap menyimpan potensi sebagai salah satu kartu grafis yang dapat diandalkan oleh para gamer dan pembuat konten.
Mungkin satu-satunya persamaan dari GTX 1650 vs RTX 3060 ini terletak pada besar memori yang ditawarkan. RTX 3060 12GB meluncur pada Februari 2021, dan RTX 3060 8GB meluncur pada bulan Oktober 2022. Artinya, kartu grafis ini rupanya mempunyai ‘kembaran’ dengan banderol yang lebih bersahabat.
Walau hanya berbeda jenis dan jumlah memori, namun keduanya mempunyai perbedaan pada bus width yang signifikan. Di mana RTX 3060 12GB menjadikan 192-bit sebagai standar, dan RTX 3060 8GB menerapkan 128-bit sebagai standar besaran bus width.
3060 versi ITXImbasnya tentu dapat kalian tebak, selisih performa. Walau keduanya sama-sama 3060, namun RTX 3060 8GB mempunyai kinerja sekeliling 20% lebih rendah ketimbang RTX 3060 12GB.
Memang, harga versi 8GB lebih murah. Namun, bila harus ditebus selisih performa sebanyak 20%, dengan konsumsi listrik yang sama-sama di kisaran 170W, tampaknya selisih 100-300 Ribu Rupiah tak dapat menjadi dalih kuat untuk tak membeli versi 12GB sekalian.
Saat artikel ini dibuat, penulis tentu saja mengecek e-commerce terkait, dan menariknya, temukan versi 12GB dari RTX 3060 ini lebih murah 50-100 Ribu ketimbang RTX 3060 8GB, meski keduanya sama-sama dibanderol 4 Jutaan Rupiah.
Bila kita abaikan versi 8GB dan hanya berfokus ke versi 12GB-nya saja, sudah barang tentu kemampuan dari kartu grafis seri 60 ini tak boleh kita remehkan. Game sekelas God of War: Ragnarok dan Hogwarts Legacy juga tetap bisa dijabani tanpa masalah.
3060 menawarkan kinerja yang berbanding lurus dengan hargaAlhasil, tidaklah heran bila saat ini ada banyak sekali gamer yang meyakini kalau kartu grafis ini tetap dapat diandalkan setidaknya dua-tiga tahun ke depan setelah melakukan upgrade dari kartu grafis yang telah dibeli sekian tahun lalu.
Termasuk di antanya kemampuan ray-tracing yang termasuk mumpuni dan dapat menjadi dalih kenapa RTX 3060 ini boleh jadi atau berpotensi menjadi salah satu kandidat kartu grafis terbaik dengan harga yang ditawarkannya.
Jadi, VGA Mana yang Lebih Bagus?
Mencari kartu grafis terbaik harus sesuai dengan kebutuhanKalau kalian membaca tiba poin ini, penulis meyakini brott seluruh antara kepo kartu grafis mana yang bakal memenangkan GTX 1650 vs RTX 3060 ini, atau mungkin memang sedang mencari referensi tambahan agar tak salah beli.
Satu hal yang pasti, penulis juga meyakini kalau brott seluruh juga sudah menonton belasan atau puluhan video di YouTube terkait dua VGA yang kami maksud ini. Video demi video kalian tonton demi menambah referensi apakah mungkin kartu grafis yang kalian gunakan saat ini sudah lebih dari cukup untuk temani hari-hari.
Benar, tak ada yang lebih bagus dari keduanya, karena hal tersebut akan sepenuhnya bergantung pada spesifikasi komputer yang kalian gunakan saat ini. Namun, kalau kalian memaksa penulis untuk memberikan rekomendasi, mungkin kalian akan tercerahkan dengan konklusi di bawah.
GTX 1650 diperuntukkan untuk mereka yang mempunyai spesifikasi komputer apa adanya, di mana komputer tersebut hanya digunakan untuk menjalankan aplikasi atau game kekinian yang tak menuntut spesifikasi. Idealnya kartu grafis ini tetap relevan dan dapat kalian pertimbangkan untuk gantikan GTX 750 Ti atau yang sekelasnya.
Di lain sisi, RTX 3060 12GB lebih diperuntukkan untuk kalian yang membutuhkan kemampuan olah visual dengan ray-tracing, dan memang mempunyai komputer dengan spek memadai. Kartu grafis ini akan cocok untuk gantikan GTX 1070 dan sekelasnya yang sudah mulai menunjukkan umurnya.
Gimana, apakah kalian sudah merasa tercerahkan dan dapat memutuskan mana yang layak untuk kalian beli?
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
English (US) ·
Indonesian (ID) ·