Google Stadia Tutup Bukan Akhir dari Perjalanan Google di Industri Gaming

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 92

Google memang terkenal dengan mesin pencari dan juga software Androidnya. Kepedeannya ini juga menjadikan mereka berani merambah ke industri Cloud Gaming tepatnya pada 2019 silam. Namun seperti yang kita tahu, mereka gagal dalam mendapatkan porsi pada pasar yang sejauh ini dikuasai NVIDIA lewat layanan GeForce NOW.

Stadia yang layanannya formal berakhir di bulan Januari tahun ini pun sepertinya bukan penanda akhir mereka akan berhenti memfokuskan diri pada industri game. Kalian tentu tahu sendiri, Google ialah salah satu pemeran besar dalam bumi Cloud.

Meski Google Stadia Tutup, Bukan Berarti Menyerah Soal Gaming
google stadia tutupMasih akan lanjut berkutat di bumi game meski Stadia sudah tutup

Hal ini berarti mereka sebenarnya masih ada langkah lain untuk lanjut dapat memperkuat dalam bumi industri game. Dan tampaknya benar saja, tanpa Stadia pun mereka tetap punya rencana lain.

Dalam sebuah laporan oleh Axios, Google tampaknya akan tetap mempertahankan eksistensinya dalam bumi gaming lewat layanan Google Cloud. Kedepannya, sang raksasa bumi teknologi akan membantu pemeran besar lainnya (dalam artian developer atau publisher) untuk mengembangkan game live as service menggunakan layanan Cloud.

google stadiaController Stadia tetap dapat digunakan meski layanannya tutup

Google tampaknya sadar tetap butuh banyak belajar dari kegagalan mereka dan akan lebih mengalokasikan resource untuk membantu pihak lain. Taktik ini membolehkan mereka dapat menjual layanan Cloud seperti server, Cloud storage data management, serta data analytics.

Mulai Akan Lebih Fokus ke Live Service Game
google stadia tutupStadia sudah formal meninggal per Januari 2023

Meskipun begitu, pihak Alphabet tetap tak memberikan layanan Cloud streaming seperti yang dilakukan Stadia pada layanan mereka nanti. Hal ini dikarenakan layanan tersebut sudah terintegrasi dalam layanan Stadia dan mereka sudah move on dari bisnis tersebut.

Bagaimana dampak untuk industri game as a service kedepannya, kita tentu tetap harus menunggu respon dari game. Mengingat game as a service sendiri mempunyai gambaran yang tak begitu bagus diantara gamer sejauh ini.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Google Stadia atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]