Google Sarankan Cek Fakta untuk Konten yang Dihasilkan Bard AI

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 90

Tak jarang kita menemukan info kalau AI chatbot sekelas ChatGPT ataupun Bard oleh Google juga tidak akurat. Oleh karena itu, pengguna bijaknya tak menelan mentah-mentah apa yang disuguhkan oleh AI tanpa cross-check terlebih dahulu.

Sepertinya bukan hanya pengguna yang sepakat dengan itu, bahkan petinggi Google juga merasakan hal yang sama dan menganggap AI chatbot tak dapat dijadikan acuan niscaya dan perlu adanya verifikasi terlebih dahulu.

Google Sarankan Cek Fakta Atas Konten yang Dihasilkan Bard
google sarankan cek faktaKecerdasan buatan milik Google

Vice president dari Google UK, Debbie Weinstein pada interview dengan BBC (melansir dari TechRadar) mengatakan kalau dia turut merekomendasikan orang untuk melakukan Google search untuk pengecekan fakta atas konten yang dihasilkan oleh Bard.

Pada interview tersebut, Debbie mengatakan kalau Bard lebih diperuntukkan sebagai experimen yang cocok kolaborasi pemecahan masalah dan mencari ide baru. Dia juga menyarankan pengguna untuk gunakan tombol jempol keatas atau kebawah untuk memberikan umpan balik apakah informasi yang didapatkan akurat.

google sarankan cek faktaLimitasi yang disadari oleh Google

Sudah bukan rahasia lagi kalau chatbot pandai seperti Bard dan ChatGPT terkadang suka memberikan informasi salah dan berujung pada misinformasi. Walau saran dari petinggi Google tersebut memang cukup masuk akal, tetap tak mengesampingkan kalau teknologi AI ini tetap sangat rentan terhadap informasi palsu.

Sebelumnya Google Terlihat Yakin dengan Integrasi AI dalam Search Engine
google sarankan cek faktaTeknologi AI dari Google

Perkataan ini juga kontradiktif terhadap apa yang selama ini digembar-gemborkan oleh Google soal search engine mereka dapat ditingkatkan lagi dengan donasi AI. Hingga sebenarnya tak ada faedah yang dapat dirasakan oleh pengguna selain sebagai chatbot yang bisa menjawab apapun, meskipun jawabannya kadang tak masuk akal sekalipun.

Bard bersama teknologi AI lainnya sepertinya tetap belum ada tanda-tanda mengalami kemunduran. Teknologi ini akan lanjut dipoles oleh para innovator dan insinyur terkemuka di Silicon Valley sana. Berharap saja tak ada ancaman serius yang akan memusnahkan umat orang seperti kasus Oppenheimer yang dikomentari oleh Christopher Nolan.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.