Berita panas ransomware minggu lampau sepertinya akan mendapatkan akhir yang mengejutkan. Alih-alih meminta tebusan seperti awal kala, kini hacker yang melancarkan serangan siber terhadap Pusat Data Nasional milik negara berubah pikiran.
Kabarnya, para peretas itu akan memberikan kunci enkripsi ransomware secara gratis alias tanpa ada tebusan sama sekali. Memangnya informasi seperti itu benar? Mari kita cari tahu.
Hacker Berubah Pikiran, Kunci Enkripsi Data PDN Kominfo Dikembalikan Secara Gratis
Kunci untuk buka enkripsi dibagikan gratis Rabu iniYa, anda tak salah baca. Hacker yang kemarin meminta tebusan senilai 8 juta Dollar Amerika ini sepertinya sedang merasa sedikit dermawan. Pasalnya, melalui cuitan akun stealthmole_int, hacker yang sebelumnya melakukan enkripsi tersebut merupakan Brain Cipher mengatakan per rabu ini, kunci enkripsi ransomware LockBit akan dibagikan secara gratis.
Kalau anda tak mengikuti warta ini, pada 24 Juni lalu, ada warta kalau Pusat Data Nasional Sementara milik Kominfo diduga terjangkiti ransomware. Sampailah pada 2 Juli ini, sang hacker menyebutkan kalau mereka akan membagikan kunci enkripsi tersebut tanpa tebusan.
Ransomware gang Brain Cipher announced they'll release decryption keys for free this Wednesday. They emphasized the need for cybersecurity funding and specialists. Apologies to Indonesia for the disruption. They request public acknowledgment of their decision. pic.twitter.com/FNNg0YsoAp
— Fusion Intelligence Center @ StealthMole (@stealthmole_int) July 1, 2024Bahkan, sang hacker memberikan saran bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pengamanan sistem apalagi yang berhubungan dengan data nasional. Tak hanya itu saja, sang hacker juga beri saran untuk mempekerjakan spesialis yang mengerti dibidangnya untuk urusan seperti ini.
Penyerahan kunci enkripsi ini juga disebut tak mempunyai muatan politis dan hanya sebagai uji coba yang mereka lakukan.
Tetap Minta Donasi Jika Berkenan
Sekaligus minta donasiTak luput juga sang hacker meminta maaf kepada masyarakat Indonesia yang sudah dibuat khawatir. Mereka juga menyebutkan rasa terimakasih nya kepada publik dimana mereka secara independen dan dengan kesadaran penuh mengambil keputusan ini.
Setelah itu, sang hacker menutup dengan pesan kepada pemerintah kalau mereka merasa tak etis untuk berterima kasih kepada hacker, mereka dapat melakukannya secara privat lewat pos. Tak lupa mereka juga mencantumkan donasi kalau ada yang berkenan.
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·