Data Dukcapil Bocor, 337 Juta Data Berisikan NIK dan No. KK Diduga Tersebar

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 83

Setelah sekian lama tak ada warta soal kebocoran data Nasional. Beberapa hari yang lalu, dikabarkan kalau data di Dukcapil mengalami kebocoran pada hari Sabtu (15/7) dan sebanyak 337 juta data diduga bocor.

Data milik Kementerian Dalam Negeri ini dipastikan berisi data krusial berbentuk NIK, No. KK dan berbagai data privasi lainnya. Seperti kasus kebocoran yang sudah-sudah, data penduduk Indonesia itu dijual pada sebuah situs Darkweb.

Data Dukcapil Bocor, Sejumlah 337 Juta Data Tersebar
data dukcapil bocorKebocoran data di darkweb

Melalui cuitan oleh Teguh Aprianto, pendiri Ethical Hacker Indonesia, mengatakan kalau data yang berisikan NIK, No.KK, tanggal lahir, alamat, nama ayah, nama ibu, NIK ayah, NIK ibu, No akta lahir/nikah, dan lain-lain itu berjumlah 337 juta data.

Data Dukcapil itu dijual di situs Darkweb oleh seorang user bernama RRR. Data sebesar 337 juta itu dapat diasumsikan sebagai kumpulan data termasuk mereka yang sudah wafat.

data dukcapil bocorDarkweb menjadi tempat jual-beli data yang bocor

DirJen Dukcapil, Teguh Setyabudi memberikan penjelasan terkait kebocoran data ini. Beliau mengatakan kalau data yang ada di Breachforums tersebut tak sama dengan data yang dimiliki Dukcapil, melansir dari CNN News.

Sebelum Data Dukcapil, Data Paspor Indonesia Juga Bocor
data dukcapil bocorMaraknya terjadi, data rembes di Indonesia

Data nasional memang sering mengalami kebocoran. Setelah beberapa saat lalu, data paspor Indonesia juga rembes sejumlah 34 juta data. Berbagai pihak mulai dari netizen hingga tokoh terkenal seperti Teguh Aprianto tadi mengkritisi soal kejadian sejenis ini.

Padahal yg rembes itu ialah data publik & yg menanggung kerugiannya ialah masyarakat. Bahkan rekomendasi pun tak pernah diberikan sama sekali.

Teguh Aprianto, pendiri Ethical Hacker Indonesia

Tentu banyak juga netizen yang ikut menyambangi cuitan Teguh dan memberikan kritikan  pedas. Ada juga yang merekomendasikan untuk berhenti menggunakan nama bunda kandung sebagai verifikasi Bank.

Bagaimana menurut kalian soal kebocoran data ini, brott?

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.