Apple GPT dalam Pengembangan, Siap untuk Saingi ChatGPT dan Bard

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 87

Tren dari kecerdasan buatan tampaknya sukses desak Apple untuk mengembangkan AI-nya sendiri yang dinamakan Apple GPT. Kecerdasan buatan tersebut dikatakan akan bisa bersaing dengan kompetitornya yang telah meluncur duluan, ChatGPT dan Bard.

Apple GPT, Generative AI dari Apple
Generative Ai Apple GptGenerative AI buatan Apple yang tetap dalam tahap pengembangan

Kecerdasan buatan atau AI sebenarnya dapat dikatakan tak menjadi konsentrasi atau bahkan minat dari raksasa Apple. Hal tersebut dibuktikan dengan tak adanya rencana atau bahkan bocoran di mana perusahaan tersebut mempunyai ketertarikan untuk mengembangkan kecerdasan buatan.

Namun, dari informasi yang kami dapatkan dari Insider, perusahaan tersebut kedapatan tengah kembangkan generative AI yang dinamakan Apple GPT untuk dapat menyaingi kompetitornya, ChatGPT dan Bard.

Apple Larang Karyawan Gunakan ChatGPTMemanfaatkan kecerdasan buatan untuk lingkup terbatas

Generative AI yang diberi codename ‘Ajax’ ini rupanya sudah dikembangkan dari tahun 2022, namun raksasa Apple tampaknya tak mau banyak buka-bukaan soal kecerdasan buatan yang memang tetap sangat diminati tiba detik ini.

Masih berdasarkan situs di atas, Apple GPT ini dikabarkan mempunyai kemampuan yang kurang lebih sama dengan para kompetitornya, adalah ChatGPT dan Bard, namun dengan kemampuan kecerdasan buatan yang konon katanya bakal ditingkatkan.

Belum Ada Rencana untuk Dapat Digunakan Secara Bebas
Tim Cook Apple GptBelum ada rencana untuk dapat digunakan secara bebas

Generative AI ‘Ajax’ atau Apple GPT ini konon tak akan tersedia untuk dapat dinikmati oleh umum, dan hanya terbatas untuk para karyawan Apple saja. Tampaknya hal ini didasari tren pemakaian kecerdasan buatan di kalangan karyawan perusahaan tersebut untuk meningkatkan produktivitas.

Dikatakan kecerdasan buatan tersebut juga terbatas untuk membantu para karyawan dalam mengembangkan, atau membantu pembuatan prototipe suatu produk. Dibutuhkannya persetujuan spesifik saat akan gunakan kecerdasan buatan dari Apple ini menunjukkan lingkup pemakaian yang terbatas.

CEO Apple, Tim Cook juga menegaskan ada banyak sekali hal yang tentunya harus dipertimbangkan, terlebih bila sudah menyangkut kecerdasan buatan. Selain itu, raksasa Apple juga belum mempunyai rencana niscaya terkait peluncuran kecerdasan buatan secara publik dalam waktu dekat.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com