Apa Itu VPN? Berikut Penjelasan Sejarah, Jenis, Beserta Fungsinya!

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 103

Sebagai seorang pengguna smartphone ataupun PC, tentu kalian setidaknya pernah mendengar atau menggunakan Virtual Private Network. Jasa ini memang sudah lumrah beredar dan banyak dijumpai berbagai penyedia layanan, bagus itu yang gratis maupun berbayar.

Namun sebenarnya apa itu VPN, dan bagaimana asal muasal layanan ini dapat hadir awalnya? Mari kita mulai saja kisah terciptanya layanan internet privat yang sebenarnya sudah hadir sejak lama. Tanpa basa-basi lagi, mari kita lanjutkan pembahasannya.

Apa Itu VPN dan Penjelasan Singkatnya
Apa Itu VPNMengenal Virtual Private Network yang mungkin belum kalian ketahui

Penjelasan VPN atau Virtual Private Network ialah sebuah jaringan terenkripsi yang menyambungkan host dan klien atau secara peer to peer. Penjelasan mudahnya, jaringan ini merupakan sebuah jalur privat spesifik dimana data yang melalui jalur ini tak dapat dilihat oleh orang umum.

VPN itu apa, analoginya seperti ini. Jika layanan internet biasa diibaratkan dengan jalan tol, maka ia ialah sebuah terowongan yang tak dapat diintip oleh pihak ketiga. Jadi apapun data yang di-request dan tersalurkan melalui terowongan tersebut bersifat privat. Lalu bagaimana jaringan ini dapat tercipta? Untuk menjawabnya, kita harus memulai dari sejarah terbentuknya pertama kali.

Sejarah Terbentuknya Virtual Private Network
apa itu vpnMengenal terbentuknya Virtual Private Network sejak awal

Walau sebenarnya tak ada sumber secara konkrit yang membahas pertama yang hadir. Sumber pertama yang muncul ialah dari tahun 1996. Dikala ini seorang karyawan Microsoft bernama Gurdeep Singh Pall menemukan Point-to-Point Tunneling Protocol atau PPTP. Protocol inilah yang menjadi cikal bakal VPN kedepannya.

PPTP merupakan sebuah protokol jaringan  yang digunakan oleh Gurdeep Singh untuk bekerja dari rumah. Ia membutuhkan sebuah jaringan privat yang aman. PPTP pun digunakan untuk menyambungkan jaringan rumahnya dengan kantor. Jadi sebenarnya penciptaan VPN pertama kali bukanlah untuk tujuan komersial seperti yang kita kenal sekarang.

Sejak kehadirannya, VPN memang lebih banyak digunakan oleh sektor bisnis. Namun, lambat laun, masyarakat awam juga dapat menikmati jaringan serta layanan private network di seluruh dunia. 

Fungsi dari VPN
apa itu vpnFungsi yang sering digunakan sekarang adalah mem-bypass layanan streaming

Setelah mengenal penjelasan dan sejarah dari VPN, sebenarnya apa saja yang dapat dilakukan oleh layanan ini? Pengaplikasian Virtual Private Network cukup krusial sebenarnya di era sekarang.

Layanan ini dapat digunakan untuk mengamankan data ketika mengakses internet melalui jaringan Wi-Fi umum seperti pada kafe atau tempat publik lainnya. Jaringan Wi-Fi seperti ini sangat rentan terhadap peretasan karena sejatinya, tingkat pengamanan Wi-Fi sendiri sudah dapat diretas oleh hacker. Ia dapat menyamarkan tujuan IP kita dan menggantinya dengan tujuan IP server milik mereka. Data yang melalui jaringan tersebut juga sudah terenkripsi end-to-end jadi tak dapat disadap oleh siapapun ditengah jalan.

Fungsi lainnya ialah seperti tujuan awal pembuatannya adalah mengakses dari jarak jauh. Kebanyakan tipe jenis ini digunakan oleh korporasi bisnis dan menggunakan jaringan miliknya sendiri.

Namun kegunaan yang paling ramai digunakan sekarang ialah untuk mengakses konten seperti streaming yang tak tersedia untuk region tertentu. Seperti contohnya layanan streaming film Netflix, beberapa film atau serial hanya tersedia di Amerika Serikat misalnya. Dengan mengkoneksikan VPN ke server AS, pengguna dapat mengakses konten yang hanya tersedia di negara tersebut. Jadi, kegunaan untuk sekarang lebih banyak digunakan demi mem-bypass Geo-blocking konten.

Cara Kerja Virtual Private Network
apa itu vpnBagan langkah kerja Virtual Private network

Lalu bagaimana langkah VPN ini bekerja? Secara gampangnya data yang kita request melalui internet tak langsung masuk ke penyedia website atau host. 

Bila kita tak menggunakan jasa internet privat ini, data yang kita kirim akan diteruskan ke ISP terlebih dahulu baru melewati jaringan internet yang luas. Data ini pun akan tiba ke host kemudian memberikan respons atas permintaan kita.

Jika kita menggunakan VPN, data tersebut akan terlebih dahulu dialihkan ke server pihak ketiga, barulah data tersebut dienkripsi dan diteruskan ke ISP. Sisanya sama saja urutannya dengan diatas. Dengan begitu, data kita tak terdeteksi bahwa kitalah pengirimnya namun sudah melewati server privat.

Apakah VPN Online Aman?
apa itu vpnApakah menggunakan layanan ini kondusif dari serangan peretas

Soal kondusif atau tidaknya menggunakan VPN, tentu bukan jawaban yang niscaya dan konkrit. Dengan menggunakannya berarti, kita mempercayai data yang kita kirim ke penyedia layanan tersebut. Yang sebenarnya tak 100% dapat dipercaya juga. Mengingat banyak sekali penyedia layanan yang ketahuan mengambil data penggunanya secara diam-diam.

Semua ini tentu balik lagi ke apakah kalian lebih mempercayai data kalian ada di tangan penyedia layanan VPN atau ISP kalian sendiri.

Kelemahan VPN
apa itu vpnAlasan keamanan jadi nomor satu ketika menggunakan layanan ini

Walau memberikan proteksi privasi yang cukup baik, VPN bukanlah sebuah program yang tak ada kekurangannya. Untuk mendapatkan layanan VPN yang baik, tentu saja tak gratis. Provider berjenis premium biasanya menetapkan biaya langganan per bulan yang cukup tinggi.

Memang ada yang gratisan, tetapi sebaiknya yang tanpa biaya seperti ini sebaiknya dihindari. Layanan gratisan seperti ini sangat rawan dari peretasan dan kalau kalian tak hati-hati, data pribadi seperti kredensial akun berupa password dapat saja jatuh ke tangan yang tak sepatutnya.

Kelemahan lainnya ialah kadang kalau menggunakan jaringan gratisan, koneksi dapat saja menjadi lebih lambat. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal sebenarnya. Mulai dari tak sanggupnya bagian server menampung jumlah pengguna, hingga hal-hal seperti banyaknya perlindungan enkripsi juga dapat membikin jaringan menggunakan Virtual Private Network ini melambat.

Jenis Protocol pada VPN
apa itu vpnProtokol PPTP, salah satu protokol yang sering digunakan

Virtual Private Network sendiri menggunakan berbagai protokol berbeda-beda dalam pengaplikasiannya. Salah satu protokol yang sering digunakan ialah IPSec atau Internet Protocol Security. IPSec mengamankan komunikasi jaringan dengan menggunakan IP. IPSec bekerja dengan melakukan verifikasi sesi dan enkripsi pada setiap paket data.

Jenis protokol lainnya ialah L2TP atau nama panjangnya Layer 2 Tunneling Protocol. Biasanya L2TP juga dikombinasikan dengan IPSec untuk menciptakan jaringan yang benar-benar aman. Cara kerjanya seperti namanya, L2TP menciptakan sebuah tunnel atau terowongan antara dua titik koneksi.

PPTP atau Point-to-Point Tunneling Protocol ialah protokol paling awal yang diciptakan oleh karyawan Microsoft. Cara kerjanya ialah dengan mengenkripsi data antara dua koneksi.

Download VPN PC, VPN Android, dan VPN APK
apa itu vpnKoneksi melalui mobile dengan sangat mudah dan cepat

Seperti yang kita tahu, menggunakan jaringan virtual ini memang dapat dilakukan pada perangkat PC maupun mobile. Maka banyak pula yang mencari langkah download di PC ataupun Android dan iOS.

Jika membahas soal versi PC tentu yang sering terdengar ialah NordVPN, SurfShark, TurboVPN, dan lain sebagainya. Beberapa merek yang barusan disebut tadi bukanlah tipe gratisan dan harus berlangganan bulanan.

Sedangkan pada perangkat mobile, kalian dapat menemukan VPN apk pada Google Play Store ataupun Apple App Store. Merek diatas juga tersedia untuk mobile dan biasanya dapat digunakan bersamaan bahkan kalau kalian membeli langganannya di PC. Untuk yang gratisannya, sekali lagi sangat tak direkomendasikan.

Itulah sejarah singkat berikut penjelasan mengenai Virtual Private Network. Kalau kalian, VPN online apa saja yang sudah pernah kalian gunakan? Bisa berbagi pengalaman kalian ya, brott.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]