AMD Tidak Lagi Bermain di Pasar GPU High End, Ini Alasan dari Kubu Merah

Sedang Trending 1 tahun yang lalu 63

Bukan rahasia lagi kalau AMD memang tak bisa bersaing secara penjualan kalau membahas bisnis kartu grafis mereka. Kalau dari sektor prosesor mereka tetap bisa berimbang dari Intel, sepertinya kemampuan AMD bahkan tak bisa menggoyahkan NVIDIA.

Belakangan ini juga terlihat tanda-tanda sudah mulai menyerah bermain di lahan yang sama dengan kubu hijau. Terlihat ada rumor yang mengatakan kalau mereka tak akan lagi merilis GPU kelas entusias untuk generasi selanjutnya. Ada ada?

AMD Akan Berhenti Main di Pasar GPU High End, Ini Alasannya
gpu high endGPU kelas entusias, Radeon RX 7900 XTX

Dari pembicaraan Tomshardware dengan Jack Huynh, Senior Vice President di AMD di ajang IFA 2024 menjawab persoalan apakah kubu merah akan lanjut berkomitmen merilis GPU kelas flagship untuk bersaing di pasar.

Seperti mengiyakan rumor yang sudah beredar, Jack Huynh menjawab pertanyaan dari Paul Acorn dengan mengatakan kalau mereka lebih memprioritaskan skala untuk saat ini. Demi dapat bersaing dan menarik developer untuk berpihak kepada mereka.

amdJack Huynh ungkap dalih kenapa kubu merah stop main di GPU kelas tinggi

Ini berarti dan mengutip perkataan Jack, AMD harus mencapai market share 40% tiba 50% dalam waktu sesingkat mungkin. Baginya, ia mau AMD tak hanya terjangkau bagi mereka yang sultan-sultan namun juga mau menjangkau jutaan pengguna lainnya.

Strategi Selama Ini Dianggap Tidak Efektif
radeon 7900Tidak lagi mengejar kelas atas, sekarang kejar volume

Sekali lagi mengutip perkataan Jack, kubu merah sudah cukup bermain dengan strategi menjadi “raja di bukit”. Mereka merasa strategi seperti ini tak lagi efektif untuk mereka lakukan. Jadi strategi mereka setelah ini ialah menjadi pemeran yang punya price point terbaik di pasar.

Namun, bukan berarti selamanya mereka akan meninggalkan kelas entusias. Jack mengatakan kalau suatu hari mereka akan kembali bermain di pasar ini. Untuk sekarang AMD tetap mengejar skala untuk menarik perhatian para pengembang berpaling ke NVIDIA.

Bisa diasumsikan strategi mereka saat ini ialah akan kembali bermain kondusif dengan menjual GPU kelas midrange dalam jumlah yang besar. Apakah strategi seperti ini akan sukses atau tidak, hanya waktu yang dapat menjawabnya.

Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.