AMD RDNA4 Ingin Penggunaan AI Acceleration Tidak Terbatas Hanya untuk SuperSampling

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 76

RDNA3 memang baru saja menyentuh rak toko beberapa bulan lalu, dan sudah ada info mengenai next–gen graphic processor dari AMD. Dari info yang mencuat belakangan ini, tampaknya ada yang mau dirubah oleh tim merah kali ini.

Membahas soal hardware seperti kartu VGA tentu tak jauh-jauh soal kemampuan gaming. Hal ini tentunya tetap disepakati oleh berbagai produsen pengolah grafis seperti NVIDIA, AMD, dan yang terbaru dari Intel. Setiap teknologi baru diharapkan akan menambah power dari VGA tersebut dan mendorong ke arah yang lebih maksimal lagi untuk pengalaman gaming.

AMD RDNA4 Ingin Pendekatan Berbeda Soal AI Acceleration di Kartu VGA
amd rdnaRDNA3 RX7000 series

Penggunaan AI accelerated computing juga mulai diperkenalkan sejak beberapa tahun lalu. Seperti NVIDIA yang menyematkan core spesifik yang mereka beri nama Tensor. NVIDIA juga sudah mengalami 3 kali perubahan terhitung sejak series RTX 4000 hadir. Penggunaan Tensor core juga banyak didominasi untuk penggunaan upscaling resolusi dan penambahan frame-in-between seperti yang dilakukan DLSS 3 baru-baru ini.

Namun tampaknya tim merah punya pemikiran berbeda soal penggunaan AI acceleration seperti ini. Dalam interview-nya dengan 4Gamer via videocardz.com, kepala bagian Radeon Technologies Group, David Wang mengatakan mereka punya pendekatan berbeda soal kemana teknologi AI ini akan diimplementasikan di seri kartu VGA AMD RDNA4 kedepannya.

amd rdna4Tim merah mau punya pendekatan berbeda soal penggunaan AI

Pihak AMD membandingkan arah mereka kedepannya dengan apa yang sedang dilakukan NVIDIA. Menurutnya, NVIDIA menggunakan inference accelerator mereka untuk lebih konsentrasi pada image processing seperti DLSS milik mereka.

AMD Ingin NPC di Game Lebih Pintar dengan Bantuan AI
amd rdna4Kartu grafis alias VGA Radeon

Penggunaan ini terasa sia-sia karena menurut mereka, hal itu juga dapat mereka lakukan tanpa membutuhkan core spesifik pemrosesan AI. Malah menurut mereka, AI seperti ini juga dapat digunakan untuk membikin pengalaman bermain game jadi lebih menarik lagi.

Seperti NPC yang lebih pandai dan bisa mengerjakan hal yang lebih kompleks dengan kemampuan AI. AMD tak mau kemampuan AI ini hanya akan berputar di sekeliling siapa yang dapat mencapai frame paling tinggi dengan resolusi 4K, sehingga core dari AI ini tetap punya faedah lain. Dengan ambisi ini membuka kesempatan yang besar dan kemungkinan game kedepannya akan lebih menarik pastinya.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]