7 Kesalahan dalam Membeli SSD Laptop dan PC yang Harus Kalian Perhatikan

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 93

Pernahkah kalian terpikir, di saat akan membeli SSD laptop atau PC, rupanya ada banyak sekali unsur yang harus kalian perhatikan untuk meminimalisir sesal di kemudian hari? Entah itu rusak, hilang, atau tiba-tiba tak dapat diakses, padahal sebelumnya sama sekali tak ada menunjukkan tanda-tanda masalah.

Setelah satu per satu komponen kalian coba cek dan rupanya tak ada masalah, dapat saja biang keladinya ialah media penyimpanan yang mempunyai kecepatan tinggi yang telah melengserkan masa-masa keemasan dari hardisk, merupakan solid state drive, yang lebih akrab disebut SSD.

Nah, untuk meminimalisir hal tak diinginkan tersebut, inilah kesalahan membeli SSD yang mungkin tak kalian sadari!

Deretan Kesalahan dalam Membeli SSD Laptop dan PC

Ketimbang kalian makin penasaran, inilah deretan kesalahan saat kalian membeli penyimpanan yang telah menjadi standar era now ini:

Tidak Membeli SSD Ternama
Ssd Random Merk SamsweetKenalkan SAMSWEET, adik dari SMASNUG (emoji ketawa nangis)

Kesalahan membeli SSD yang paling umum dilakukan, khususnya orang awam ialah tak melirik penyimpanan yang telah mempunyai nama. Alasannya utamanya ialah demi menekan biaya yang dikeluarkan.

Padahal, dengan membeli penyimpanan dari merk ternama malah akan memberikan ketenangan, karena komponen di dalamnya sudah terjamin kualitasnya. Ditambah masa garansi minimal lima tahun, yang tentunya akan menghemat daya bila terjadi kerusakan saat tetap ditemani garansi.

Tidak Menyesuaikannya dengan Kebutuhan
Contoh Ssd Laptop Penulis GamebrottContoh laptop penulis untuk Office, Photoshop, dan Apex Legends

Di luar unsur dana, kesalahan lainnya ialah tak menyesuaikannya dengan kebutuhan sehari-hari, yang akan mustahil bila wajib disamaratakan dengan user laptop lainnya. Menerapkan minimal penyimpanan 512GB untuk sistem operasi, aplikasi, dan games sah-sah saja, namun harus sesuai isi kantong yang kita miliki saat ini.

Misalkan user A hanya mengisi penyimpanan yang ia gunakan dengan sistem operasi dan aplikasi ringan, Microsoft Office dan Adobe Photoshop, kami rasa penyimpanan 256GB, termasuk games lebih dari sekadar cukup.

Salah Memilih Ukuran dan Jenis SSD
Windows 10 Di Ssd 8tbBisa disesuaikan dengan kebutuhan

Nah, ini ialah salah satu kesalahan terfatal yang menghantui mereka yang tetap awam di bumi komputer, adalah salah dalam memilih ukuran, dan jenis SSD. Kalau kalian amati, terdapat jenis dan ukuran SSD yang harus kalian sesuaikan dengan spek laptop yang kalian miliki.

Di antaranya ialah interface SATA 2.5”, M.2 SATA, dan M.2 NVMe yang kini menjadi primadona untuk laptop, maupun komputer. Kalian tak dapat mencolok M.2 NVMe pada laptop yang hanya mendukung interface M.2 SATA, dan sebaliknya. Kalau mau main aman, kalian dapat membeli interface SATA 2.5”, dan pastikan ketersediaan slot di laptop.

Tidak Melihat Besaran TBW
Besaran Tbw Yang Beda Di LaptopBesaran TBW bakalan berbeda-beda

Terabyte Written alias TBW ialah kemampuan laten dari SSD untuk menyimpan data secara efektif. Tentunya hal ini berbeda dari hardisk konvensional, yang mengandalkan piringan di dalamnya, dan harus dijaga kondisinya sedemikian rupa untuk tetap optimal. Biasanya SSD menawarkan besaran TBW yang cukup variatif.

Sebenarnya, tak memandang kemampuan dari penyimpanan tersebut untuk ditulis tak dapat disalahkan sepenuhnya ke orang awam yang tak mengerti. Hal ini dikarenakan terlalu banyaknya merk baru bermunculan, yang entah kenapa tak menuliskan jumlah TBW pada produknya.

Ketahui Jenis Memori yang Digunakan
Jenis Memori Di SsdGrafik ini boleh membantumu mencari mana yang sekiranya cocok

Tidak hanya memori atau RAM pada komputer atau laptop saja yang membutuhkan memori untuk senantiasa bekerja optimal. Penyimpanan pada laptop ini pun memerlukannya untuk dapat hadirkan kinerja optimal, dan menjamin seluruh data dapat diakses secara baik.

Ada banyak sekali jenis memori yang umum ditanamkan pada penyimpanan berukuran mini tersebut. Di antaranya SLC, MLC, TLC, QLC, dan 3D yang mungkin akan kita bahas pada lain kesempatan. Namun, secara fungsi, semuanya menawarkan kegunaan yang kurang lebih sama, hanya beda metode penyimpanan datanya.

Belum Mendukung Fitur TRIM
Merawat Ssd Dengan Fitur TrimMelakukan TRIM dapat dilakukan untuk merawat penyimpanan yang kita gunakan

Kesalahan membeli SSD lainnya yang mungkin tak kalian sadari ialah tak mengecek penyimpanan tersebut telah mendukung atau mempunyai fitur TRIM. Fitur ini bolehkan kita untuk membersihkan data secara permanen, tanpa menyisakan file sampah sedikitpun.

Namun, berkat perkembangan yang termasuk pesat di bumi komputer, saat ini dapat dipastikan nyaris seluruh SSD merk ternama telah mendukung fitur TRIM. Bila pun penyimpanan kalian tak menyertakan fitur tersebut, mungkin kalian dapat mengacu pada spesifikasi teknis pada situs produk terkait.

Tidak Memastikan Slot SSD di Laptop
Jenis Interface Ssd LaptopBermacam jenis interface pada SSD

Duh, salah satu kesalahan yang menurut kami termasuk kocak ialah tak memastikan slot atau interface yang ada pada laptop kalian. Asal membeli penyimpanan tanpa memastikan apa jenis penyimpanan kalian malah malah akan merugikan kalian sendiri loh, brott.

Hal ini pernah dialami oleh kawan penulis yang asal beli alias blind buy penyimpanan jenis M.2 NVMe, yang tak dapat masuk ke M.2 SATA. Ia mengira dapat memasukkan apapun dikarenakan keduanya mempunyai penamaan M.2. Alhasil, ia terpaksa meretur barang tersebut untuk kemudian ditukar dengan M.2 SATA.

Akhir Kata

Itulah deretan kesalahan membeli SSD yang mungkin dapat saja tak kalian sadari. Tenang, kalian tak usah takut atau berkecil hati bila mana kalian melakukan satu dua kesalahan di atas, umumnya tak membeli merk ternama, termasuk menyesuaikannya dengan kebutuhan kalian saat ini, atau ke depannya.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]