Alasan Jangan Update Windows – Dimanapun kalian bertanya, apakah kita harus melakukan update pada Windows, jawaban yang muncul kebanyakannya ialah harus. Meski jawaban tersebut tidaklah salah karena menyangkut keamanan sistem yang selalu di-patch Microsoft. Tak jarang ada yang merasa sebal perlu melakukan update namun tak kelihatan khasiatnya.
Kalau anda mencari kontra-argumen untuk mereka yang mewajibkan update OS Windows, maka ini ialah artikel yang tepat. Melakukan update sistem operasi yang kita gunakan sehari-hari ini rupanya tak sepenuhnya baik.
Setidaknya ada beberapa dalih yang dapat mendasari kenapa anda tak perlu melakukan update Windows. Apa saja itu, mari kita bahas satu persatu brott!
Alasan untuk Jangan Update Windows ke Versi Terbaru
Alasan jangan lakukan Windows UpdateBerikut ini 7 dalih kenapa jangan update Windows anda komplit dengan penjelasannya:
1. Fitur Baru Belum Tentu Terpakai
CopilotSalah satu dalih kebanyakan pengguna melakukan update OS mereka ialah demi menikmati fitur baru. Tapi, tak jarang pula fitur yang dihadirkan oleh pengembang bukannya benar-benar berguna, tapi hanyalah sekadar gimik belaka yang sigap bikin bosan, atau kadang malah menambahkan fitur yang sebenarnya tidak anda gunakan.
Contoh paling terkenal belakangan ini ialah hadirnya Copilot. AI buatan Microsoft ini diintegrasikan dalam beberapa bagian sistem operasi agar pengguna tertarik mencobanya. Kalau anda tak tertarik dengan AI, maka kemunculan Copilot ini hanya akan memenuhi desktop-mu saja.
2. Kehilangan Fitur yang Sebelumnya Tersedia
Wordpad dihapus MicrosoftSelain mendatangkan fitur baru yang tak penting, terkadang update OS malah menghilangkan fitur yang selama ini kita gunakan. Alasan pengembang tentu berdasarkan karena sudah jarang ada pengguna yang tetap memakai fitur tersebut sehingga berujung dihapus.
Tapi, bagaimana kalau anda ialah segelintir orang yang tetap loyal menggunakan fitur tersebut karena sudah terlanjur nyaman? Kalau update Windows dapat menghilangkan sebuah program yang biasa anda pakai, atau lebih buruknya membikin program lama tak kompatibel dengan versi baru, maka dalih paling logisnya ialah tak melakukan update.
3. Restart di Waktu Acak
Restart PC sembaranganPenyakit turun-temurun Windows update ialah sistem akan memaksakan update Windows di jam yang suka-suka mereka. Terkadang ketika sedang asyik-asyiknya mengetik, tiba-tiba PC nge-freeze dan minta di-restart.
Penulis beranggapan kejadian ini terjadi karena adanya pemasangan update baru dibalik layar yang menyebabkan error dan sistem menjadi freeze. Dan benar saja, ketika posisi restart, Windows pun terlihat menyelesaikan update sebelum masuk ke desktop. Hal ini yang membikin penulis sangat anti terhadap update Windows.
4. Kadang Muncul Bug Baru
Kok jadi putih giniKalau anda beranggapan dengan update Windows tak ada potensi mendatangkan musibah, maka itu ialah pemikiran yang naif. Sudah banyak kejadian update Windows malah menyebabkan berbagai bug, glitch, dan crash yang menyebalkan.
Seperti update Moment 5 di Windows 11 yang bahkan menyebabkan layar menjadi putih dan VPN yang tak berfungsi. Masih mau update Windows?
5. Update Menyedot Kuota
Awas kuota habisKalau anda tetap menggunakan hotspot/modem seluler yang terkoneksi ke PC ataupun laptop, maka mematikan Windows update ialah pilihan tepat. Pasalnya, update Windows apalagi yang update mayor biasanya akan menguras banyak kuota.
Dari pada terkuras untuk hal yang malah berpotensi merugikan, sebaiknya ambil langkah preventif adalah matikan saja update-nya.
6. Berpotensi Melambatkan Sistem
Bikin sistem lemotPoin ini tetap berhubungan dengan poin pertama. Karena kebanyakan Windows update mendatangkan fitur baru, dapat saja diantaranya malah memakan resource tambahan. Hal ini akan terasa signifikan kalau anda tetap menggunakan laptop kantoran yang tak punya spek mumpuni. Jadi, bukannya menguntungkan, malah bikin rugi brott.
7. Tampilan dan Tata Letak Menu Berubah
Beda tata letakUpdate ke versi berbeda dapat saja mengubah tampilan berbagai menu ke tempat yang asing bagi kita. Seperti contohnya dari Windows 10 ke 11 yang mengubah tata letak start menu. Atau kalau anda ingat dengan kasus Windows 8 belasan tahun lampau yang perubahannya terlalu radikal sehingga pengguna Windows 7 enggan berpindah.
Nah, kira-kira itulah beberapa dalih lakukan anda hindari update Windows. Tapi, bagi beberapa pengguna, update tetap sangat diperlukan karena berisikan patch keamanan yang krusial. Jadi, selalu pertimbangkan mana yang terbaik lakukan anda ya.
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·